7.500 Peserta Drumband Meriahkan Kajen Gemuruh 2019

Semarak perayaan untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-397 tahun pada 25 Agustus 2019 dimulai dengan gelegar Kajen Gemuruh 2018 di

7.500 Peserta Drumband Meriahkan Kajen Gemuruh 2019
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
7.500 peserta drumband ikuti Kajen Gemuruh di Alun-alun Kajen, Selasa, (20/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Semarak perayaan untuk menyambut Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-397 tahun pada 25 Agustus 2019 dimulai dengan gelegar Kajen Gemuruh 2019 di Alun-alun Kota Kajen, Selasa (20/8/2019).

Sebanyak 150 grup drumband atau sedikitnya 7.500 pemain drumband dari pelajar tingkat TK hingga SMP se-Kabupaten Pekalongan mengikuti 'Kajen Gemuruh 6' ini.

Acara itu diselenggarakan oleh Pemeritah Kabupaten Pekalongan dalam rangka merayakan HUT Ke-74 Republik Indonesia dan Hari Jadi Ke-397 Kabupaten Pekalongan.

Suara gemuruh dan lengkingan yang keluar dari alat musik itu bahkan terdengar jauh sebelum memasuki tempat penghelatan.

Alun-alun Kota Kajen seluas sekitar 4 hektare dan terbesar se-Jawa Tengah tampak dipadati para siswa pemain drumband.

Kapolda Jawa Tengah Pastikan Kemanan Warga Papua di Jawa Tengah: Saya Yakin Semuanya Toleran

Bidan Cantik Ini Jadi Anggota DPRD Banyumas Termuda, Sekali Daftar Langsung Terpilih

Kapolresta Surakarta yang Baru AKBP Andy Rifai Sebut KPK Hanya Numpang Pemeriksaan di Mapolres

Ironis, Pelaku Pembunuhan NH Mayat Dalam Karung di Tegal Malah Tertawa Saat Rekonstruksi

Tampak warna warni beraneka macam kostum para pemain drumband dan pendukungnya.

Mereka sekilas seperti pelangi yang menghiasi Alun-alun Kajen.

Mereka diminta bersama-sama memainkan tiga lagu nasional yakni Garuda Pancasila, Hari Merdeka, dan Maju Tak Gentar dipandu seorang mayoret yang bediri di tengah.

Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti mengatakan, acara ini bertujuan untuk mengembangkan minat, bakat, serta talenta siswa yang menjadi kekayaan khusus bagi Kabupaten Pekalongan, terutama semangat dan partisipasi masyarakat Kabupaten Pekalongan.

"Saya bangga melihat semangat para peserta yang sebagian besar adalah anak-anak TK dan SD, namun bisa menampilkan lagu dan musik secara serentak dan bagus," kata Arini kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya Kajen Gemuruh sebagai ruang ekspresi dan menunjukkan eksistensi grup-grup drumband di Kabupaten Pekalongan.

"Saya berharap, tahun depan ada inovasi yang lebih bagus agar para peserta tidak jenuh.

Misalnya, diberikan hadiah bagi peserta yang terbaik. Hal ini, tujuannya untuk melatih kreatifitas anak-anak," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved