LPG 3 Kg Langka di Kabupaten Tegal, Masyarakat Kebingungan Mencari

Sejumlah petani di Kabupaten Tegal disinyalir memodifikasi mesin pompa air pertanian sehingga bahan bakarnya bisa melalui LPG 3 Kg

LPG 3 Kg Langka di Kabupaten Tegal, Masyarakat Kebingungan Mencari
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Warga tengah mengantre di salah satu agen LPG 3 Kg di SPBU wilayah Kabupaten Tegal, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah petani di Kabupaten Tegal disinyalir memodifikasi mesin pompa air pertanian sehingga bahan bakarnya bisa melalui LPG 3 Kg.

Hal itu tentunya menyebabkan kelangkaan LPG 3 Kg subsidi yang biasa disebut Tabung Gas Melon di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal akibat bantuan mesin converter untuk pompa air pertanian.

Kini, mesin pompa air tidak lagi menggunakan BBM, tapi menggunakan gas LPG.

Selain itu, kelangkaan juga disebabkan banyaknya masyarakat yang menggelar hajatan di bulan-bulan ini.

“Sejak awal bulan Agustus sudah mulai kelangkaan gas 3 Kg,” kata salah satu warga Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Dian (30), kepada Tribunjateng.com, Selasa (20/8/2019).

Dia mengatakan, kelangkaan gas 3 Kg di Balapulang membuat warga harus berebut membeli langsung ke agen.

Sedangkan, gas di pengecer sudah tidak kebagian sehingga dirinya terpaksa menitipkan tabung kosong ke pengecer agar mendapatkan bagian gas 3 Kg.

“Sudah seminggu nitip di warung, tapi belum juga dapat. Terpaksa, beli tabung gas yang 15 Kg,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni juga mendapatkan keluhan masyarakat terkait dengan kelangkaan tabung gas 3 Kg.

Masyarakat kebingungan mencari tabung gas 3 Kg di warung-warung.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved