Modus Pencuri Kotak Amal Dalam beraksi Yang Diringkus Warga Pekalongan

Warga Desa Pait Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Minggu (18/8/2019) sekira jam 22.30 WIB dihebohkan dengan penangkapan seorang pria

ISTIMEWA
Pelaku pencurian kotak amal, MT, di Masjid Jami’ Al Bihd Desa Pait Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, saat diperiksa oleh petugas Polsek Sragi.  

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Warga Desa Pait Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah Minggu (18/8/2019) sekira jam 22.30 WIB dihebohkan dengan penangkapan seorang pria paruh baya yang diduga melakukan aksi pencurian kotak amal di dalam Masjid Jami’ Al Bihd.

Kapolsek Sragi AKP Sumantri membenarkan bahwa ada kejadian tersebut dan saat ini pelaku masih diperiksa oleh petugas.

"Pelaku yang diamankan adalah MT (40) warga Dukuh Blendung Wetan Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang.

Untuk kronologisnya pada saat sebelum kejadian tersebut pelaku MT pada pukul 21.00 WIB datang ke masjid Jami’ Al Bihd yang berada di desa tersebut.

Waktu itu, pengajian rutin di masjid baru selesai," kata AKP Sumantri saat dihubungi Tribunjateng.com melalui sambungan telepon, Selasa, (20/8/2019).

Ditempat itu ada dua orang warga yang kebetulan salah satunya merupakan penjaga masjid menyapa kepada MT serta menanyakan perihal asal usulnya.

Saat ditanya, MT mengaku berasal dari Indramayu yang sudah berdomisili di Kecamatan Ulujami.

"Kemudian, MT berpamitan menuju wc masjid. Karena melihat tingkah laku MT mencurigakan, lalu kedua warga tersebut mengikuti dari arah belakang.

Kecurigaan itupun terbukti, ternyata MT dengan menggunakan alat berupa obeng yang sebelumnya di bawanya mencongkel kunci gembok kotak amal yang berada di sebelah wc masjid.

MT kemudian mengambil uang yang berada didalam kotak amal tersebut, dan memasukannya ke dalam plastik transparan yang dibawanya," ungkapnya.

Sumantri mengungkapkan mengetahui hal tersebut, kedua warga langsung bergegas mendekati MT yang masih memegang uang yang baru diambilnya dari dalam kotak amal.

Kedua warga itupun langsung mengamankan MT berikut barang bukti.

"Saat diperiksa, MT kurang kooperatif, tapi kelihatannya pelaku sudah sering melakukan tindakan tersebut karena peralatan yang di bawa cukup komplit dan modus, menunggu sepi

Setelah sepi kotak dibawa ke kamar mandi dan dicongkel dengan alat yang sudah disiapkan," jelasnya.

Kapolsek menambahkan barang bukti uang yang berhasil pelaku curi sebesar Rp 119 ribu.

"Apabila terbukti melakukan tindak pidana tersebut, MT akan dijerat dengan Pasal 362 KUHP yang ancaman hukumannya 5 tahun kurungan penjara," tambahnya. (dro)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved