Petugas Damkar Kabupaten Tegal Kewalahan, Dua Tandon Air Atasi Kebakaran di 18 Kecamatan

Apabila terjadi kebakaran di selatan seperti di Bojong, Bumijawa, Balapulang, Margasari, pihaknya mendapat bantuan suplai air dari pihak swasta.

Petugas Damkar Kabupaten Tegal Kewalahan, Dua Tandon Air Atasi Kebakaran di 18 Kecamatan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ILUSTRASI kebakaran menimpa gudang pabrik furniture di wilayah Pantura, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jumlah tandon air untuk bahan pengisian armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Tegal minim.

Padahal, intensitas bencana kebakaran di Kabupaten Tegal selama musim kemarau ini kian tinggi.

Saat ini, petugas Damkar Kabupaten Tegal hanya bisa mengisi air untuk operasional pemadaman di dua tandon yang terletak di Pos Ujungrusi Kecamatan Adiwerna dan Pos Munjungagung Kecamatan Kramat.

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Tegal, Kusnadi menuturkan, dua tandon air yang dimiliki saat ini ternyata untuk menyanggupi seluruh bencana kebakaran di Kabupaten Tegal.

"Kami ada 18 kecamatan. Saat ini, kebakaran terjadi dimana-mana."

"Petugas Damkar hanya punya pasokan air dari dua tandon itu," kata Kusnadi kepada Tribunjateng.com, Selasa (20/8/2019).

Dia menuturkan, dua tandon air itu semuanya berlokasi di wilayah bagian utara Kabupaten Tegal.

Apabila terjadi kebakaran di wilayah selatan seperti di Kecamatan Bojong, Bumijawa, Balapulang, Margasari, pihaknya mendapat bantuan suplai air dari pihak swasta.

"Ya Alhamdulillah, kalau ada kebakaran di wilayah selatan, kami bisa ambil air dari perusahaan air mineral yang berlokasi di wilayah Bojong."

"Meski begitu, tandon air di sini masih minim. Jauh dari Standar Operasional Prosedur (SOP) Damkar," cetusnya.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved