Bagaimana Nasib Gedung Pemerintahan di Jakarta Jika Ibu Kota Negara Pindah? Ini Penjelasan Jokowi

Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan soal rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke lokasi yang baru.

Bagaimana Nasib Gedung Pemerintahan di Jakarta Jika Ibu Kota Negara Pindah? Ini Penjelasan Jokowi
Tribunnews/Jeprima
Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menghadiri acara Sidang Tahunan MPR tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Sidang tersebut beragendakan penyampaian pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNJATENG.COM - Presiden Joko Widodo memberikan penjelasan soal rencana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke lokasi yang baru.

Dalam tayangan di Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (20/8/2019), Jokowi menyebut Jakarta akan menjadi kota bisnis.

Sedangkan Ibu Kota baru nanti akan menjadi kota pusat pemerintahan.

Lantas bagaimana dengan nasib gedung-gedung pemerintahan yang sudah ada di Jakarta?

Bagaimana juga nasib Istana yang sudah dihuni sejak puluhan tahun yang lalu?

Menjawab hal itu, Jokowi tidak secara khusus menjawab soal nasib istana nantinya.

Jokowi memiliki skema dalam memanfaatkan gedung-gedung pemerintahan tersebut.

Gedung-gedung itu akan dimanfaatkan untuk membantu pendanaan pembangunan di Ibu Kota Negara yang baru.

Skema ini kerap disebut ruislag atau tukar guling, yakni penukaran atas sesuatu hal yang dianggap sepadan.

"Bisa saja ada ruislag, ada skema itu," kata Jokowi.

Kebiasaan Aneh, Bocah di Cianjur Ini Gemar Buru Ular dan Kodok, Kemudian Digigit sampai Mati

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved