Ganjar: Tidak Perlu Ragu Lapor Saya, Bila Pengusaha Kesulitan Berinvestasi di Jawa Tengah

Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) meresmikan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) ke sembilan yang diberi nama Graha Wijaya Utama 1.

Ganjar: Tidak Perlu Ragu Lapor Saya, Bila Pengusaha Kesulitan Berinvestasi di Jawa Tengah
ISTIMEWA
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menandatangani prasasti peresmian Bangunan Pabrik Siap Pakai ke sembilan di KIW Semarang, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) meresmikan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) ke sembilan yang diberi nama Graha Wijaya Utama 1.

BPSP ini merupakan yang paling besar milik KIW dengan luas hampir 18 ribu meter persegi.

Dan luas bangunan mencapai 10,1 ribu meter persegi. 

Head of Corporate Secretary PT KIW, Prariknya mengungkap, Graha Wijaya Utama 1 akan digunakan PT Mas Silueta.

Itu adalah perusahaan asal Sri Lanka yang bergerak di industri garmen.

"Ke depannya, KIW akan terus berkomitmen dalam pembangunan BPSP dengan menargetkan adanya pembangunan minimal 1 BPSP di setiap tahun," terang Pratiknya dalam press rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (21/8/2019).

Target pembangunan minimal 1 BPSP di setiap tahun tersebut, dilakukan karena melihat demand dari calon investor yang memiliki kebutuhan begitu besar terhadap BPSP. 

"Kami memang fokus pada customer oriented, berusaha untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut sebaik-baiknya."

"Tidak hanya memperbanyak kuantitas BPSP, PT KIW (Persero) juga melakukan peningkatan kualitas pada infrastruktur bisnis yang mendukung dan memberi kemudahan bisnis bagi para tenant," tambahnya.

Dibangunnya BPSP 9 mampu menampung karyawan sekitar tiga ribu sampai lima ribu orang.

Dengan demikian, jumlah karyawan di KIW yang sebelumnya 21 ribu orang, akan bertambah menjadi 24 ribu sampai 26 ribu orang.

Di lain sisi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah terus mendorong investasi.

Salah satunya dengan berencana membuka kawasan industri baru.

Namun lokasinya masih dirahasiakan. 

Ganjar berpesan, jika ada pengusaha yang mengalami kesulitan dalam layanan investasi untuk tidak ragu laporkan padanya. (Rival Almanaf) 

Penulis: rival al-manaf
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved