Gojek: Insentif Merupakan Bentuk Apresiasi Kinerja Mitra

Mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 348 Tahun 2019, tarif dasar dan minimum.

Gojek: Insentif Merupakan Bentuk Apresiasi Kinerja Mitra
TRIBUN JATENG/ISWIDODO
Michael Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek dan Arum Prasodjo, Head, Regional Corporate Affairs Central Java & DIY Gojek saat bertemu sejumlah pimpinan media di Kota Semarang, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menanggapi ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang menggelar aksi mogok massal di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah selama tiga hari, mulai Rabu (21/8/2019), manajemen Gojek memberikan penjelasan.

Michael Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek menjelaskan, dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 348 Tahun 2019, tarif dasar dan tarif minimum GoRide telah ditingkatkan.

"Seiring meningkatnya pendapatan organik mitra driver dari tarif, penyesuaian insentif perlu dilakukan agar Gojek dapat terus menjaga permintaan order dan keberlangsungan ekosistem Gojek," kata Michael kepada Tribunjateng.com melalui WhatsApp, Rabu (21/8/2019).

Diterangkannya, insentif merupakan bentuk apresiasi kepada mitra atas kinerja mereka.

Penyesuaian jumlah poin dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pendapatan mitra secara jangka panjang.

"Hal ini penting untuk memastikan adanya inovasi berkelanjutan sehingga Gojek dan para mitra kami terus menjadi pilihan utama masyarakat," lanjutnya.

Skema insentif akan selalu menyesuaikan kondisi pasar karena tujuan utama untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersedian mitra Gojek.

Fokus Gojek pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada tarif dan insentif.

Sejak awal, Gojek telah memiliki ragam inisiatif yang menjadikan mitra Gojek terdepan dalam kualitas pelayanan sehingga terus menjadi pilihan pelanggan.

"Kami mempelopori pelatihan pengembangan skill dan pengetahuan (BBM), akses untuk pengelolaan keuangan (Gojek Swadaya), hingga pemutakhiran aplikasi mitra Gojek," ujar Michael Say.

Di sisi lain, dalam menjalankan operasional di Indonesia, Gojek selalu mengedepankan keamanan dan kenyamanan publik.

Halaman
12
Penulis: iswidodo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved