Gojek Minta Maaf, Operasional Kantor Cabang Purwokerto Ditutup Sementara

Dalam menjalankan operasional di Indonesia, Gojek mencoba senantiasa mengedepankan keamanan dan kenyamanan publik.

Gojek Minta Maaf, Operasional Kantor Cabang Purwokerto Ditutup Sementara
TRIBUN JATENG/ISWIDODO
Michael Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek dan Arum Prasodjo, Head, Regional Corporate Affairs Central Java & DIY Gojek saat bertemu sejumlah pimpinan media di Kota Semarang, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam menjalankan operasional di Indonesia, Gojek mencoba senantiasa mengedepankan keamanan dan kenyamanan publik.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir telah terjadi penyampaian aspirasi oleh driver ojek online (ojol) di kantor operasional Gojek Cabang Purwokerto.

"Untuk menjaga kondusivitas dan keamanan, termasuk bagi masyarakat sekitar dan ratusan mitra-mitra kami lainnya."

"Gojek menutup kantor operasionalnya di Purwokerto untuk sementara waktu mulai hari ini, Rabu (21/8/2019) hingga waktu yang belum ditentukan," kata Delly Nugraha selaku VP Central Java & DIY Region Gojek.

Melalui Tribunjateng.com, Rabu (21/8/2019), Gojek juga minta maaf kepada seluruh mitra.

Hal ini penting dilakukan agar Gojek dapat menjaga suasana tetap kondusif, utamanya di Purwokerto.

"Untuk pertanyaan terkait operasional, kami imbau untuk seluruh mitra kami di Purwokerto bisa menghubungi Driver Care Unit (021) 50233200," demikian ditambahkan Arum Prasodjo, Head, Regional Corporate Affairs Central Java & DIY Gojek.

Sementara itu, Menanggapi ribuan pengemudi ojol yang menggelar aksi mogok massal di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah selama tiga hari, mulai Rabu (21/8/2019), manajemen Gojek juga telah memberikan penjelasan.

Michael Say, VP Regional Corporate Affairs Gojek menjelaskan, mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 12 dan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 348 Tahun 2019, tarif dasar dan tarif minimum GoRide telah ditingkatkan.

"Seiring meningkatnya pendapatan organik mitra driver dari tarif, penyesuaian insentif perlu dilakukan."

Halaman
123
Penulis: iswidodo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved