Ibu-Ibu di Sukorejo Sragen Olah Limbah Jadi Pupuk : Resik Nguripi 'Si Repi'

Sekelompok ibu-ibu di Dukuh Sukorejo, Desa Duyungan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen olah limbah rumah tangga jadi pupuk.

Ibu-Ibu di Sukorejo Sragen Olah Limbah Jadi Pupuk : Resik Nguripi 'Si Repi'
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Ibu-ibu di┬áDukuh Sukorejo, Desa Duyungan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen sedang mengolah limbah menjadi pupuk 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Sekelompok ibu-ibu di Dukuh Sukorejo, Desa Duyungan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen mengolah limbah rumah tangga jadi pupuk.

Ibu-ibu ini terkumpul dalam Resik Nguripi "Si Repi" yang beranggotakan 29 orang.

Berbagai macam limbah rumah tangga seperti sisa makanan, sisa sayur, kulit buah, nasi bekas diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Sedangkan daun-daun kering diolah menjadi Pupuk Organik Padat (POD).

Tri Wibowo pelatih pembuatan pupuk organik dari PT Indmira Jogja, Industri yang bergelut di bidang pupuk organik mengatakan pelatihan untuk ibu-ibu di Sukorejo sudah dimulai sejak akhir April 2019.

"Kita dari April sudah mulai sosialisasi, mulai belajar secara materi praktek sedikit-sedikit, kami menunggu juga tempat ini dibangun, ini pertama kali kita gunakan tempat ini," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Rabu (21/8/2019)

Dirinya menyampaikan pembangunan tempat dibuat standar pembuat kompos agar sampah dimata masyarakat tidak yang jorok-jorok.

Tri panggilan akrabnya juga mengatakan edukasi yang seperti ini diharapkan dapat berkelanjutan lebih lama lagi.

"Untuk Pupuk Organik Cair (POC) sendiri tahapannya 100 kg limbah dicampur dengan dua kg esen, dicampur molase (tetes tebu), air 80 cm dari kedalaman, bekatul 5 kg dan sepam mentah 5 kg," terang dia.

Limbah yang sudah dicampur rata tersebut akan didiamkan selama dua bulan dalam penampungan dengan ditutup Viber. "Dua minggu sekali nanti diaduk, juga melihat kondisi air," lanjut dia.

POC yang dapat dipanen dalam selang dua bulan ini juga harus memiliki kandungan pH yang pas, Tri menyampaikan pH diatas lima POC baru bisa digunakan.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved