Perjuangan Puji, Difabel asal Banjarnegara Akhirnya Dapat Kesempatan Bekerja di Rumah Sakit Islam

Kaum disabilitas belum sepenuhnya bebas dari perlakuan diskriminasi di masyarakat.

Perjuangan Puji, Difabel asal Banjarnegara Akhirnya Dapat Kesempatan Bekerja di Rumah Sakit Islam
IST
Puji bersama ayahnya bekendara sepeda motor khusus 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kaum disabilitas belum sepenuhnya bebas dari perlakuan diskriminasi di masyarakat.

Mereka masih kesulitan mengakses haknya, termasuk untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

Padahal, seperti masyarakat pada umumnya, mereka pun butuh pekerjaan yang layak untuk menghidupi diri dan keluarganya.

Kebijakan Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara untuk merekrut kaum difabel sebagai karyawan mestinya ditiru institusi atau perusahaan lain.

Perekrutan karyawan difabel ini pun sebenarnya sudah diatur dalam UU. Sayang, banyak perusahaan yang tak menaatinya.

Memasuki ruang pendaftaran layanan Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara, pengunjung akan disambut perempuan berparas manis yang duduk di kursi roda hitam.

Puji Lestari, warga Desa Winong RT 2 RW 2, Kecamatan Bawang ini selalu menebar senyum dan sapa ramah pada setiap pengunjung.

Bacok Satpol PP, Minta Uang Keamanan, Polisi di Wonogiri Tembak Mati Andri Novian

Pemuda Santun dan Suka Menolong Ini Rupanya Babi Ngepet yang Resahkan Warga Jagalan Solo

Tak Bekerja Tapi Punya Uang Banyak, Ternyata Chandra Jadi Pengedar Sabu di Semarang

Viral Selebaran Berisi Nama Gubernur Jateng Jadi Mendagri, Ganjar: Saya Ngurusi Jawa Tengah Saja

Ia adalah karyawati baru di rumah sakit itu.

Puji tampak menikmati pekerjaannya.

Ini tak lepas dari rasa syukurnya karena bisa memperoleh kesempatan langka.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved