Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon, Rata-Rata Lima Persen di Eks Karesidenan Pekalongan

Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication and CSR MOR IV PT Pertamina menjelaskan, penambahan 5 persen setara 267.680 tabung gas 3 kilogram.

Pertamina Tambah Pasokan Gas Melon, Rata-Rata Lima Persen di Eks Karesidenan Pekalongan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Sanuri (60) sedang mencari LPG 3 Kg di Pangkalan LPG Jalan Mayjend Soetoyo Kota Tegal, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pertamina tanggapi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi di wilayah Pekalongan.

Dimana untuk eks Karesidenan Pekalongan, akan dilakukan penambahan kuota sebesar 5 persen.

Andar Titi Lestari, Unit Manager Communication and CSR MOR IV PT Pertamina menjelaskan, penambahan 5 persen setara 267.680 tabung gas 3 kilogram per bulan.

“Di wilayah eks Karesidenan Pekalongan rata-rata tabung yang digunakan sebanyak 5.982.720 per bulan,” jelasnya, Rabu (21/8/2019).

Dilanjutkannya, khusus untuk wilayah Pekalongan selama Agustus, juga dilakukan penambahan sebanyak 4,8 persen.

“Penambahan di Pekalongan setara 55.440 tabung dari rata-rata normal bulanan sebesar 1.267.040 tabung elpiji 3 kilogram,” katanya.

Andar menerangkan, produk elpiji di Pekalongan disalurkan lebih dari 1194 pangkalan resmi Pertamina.

“Kami selalu mengimbau dan mengingatkan kepada seluruh konsumen Pertamina."

"Elpiji 3 kilogram hanya disalurkan melalui pangkalan resmi Pertamina yang terdaftar dan memiliki spanduk informasi,” imbuhnya.

Ditambahkannya, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dikeluarkan pangkalan resmi Pertamina Rp 15.500.

“Namun jika ditemukan di masyarakat dengan harga lebih tinggi yang dilakukan pengecer, hal tersebut bukan pengawasan dari Pertamina."

"Sehingga Pertamina tidak dapat memberikan sanksi ke pihak pengecer."

"Namun berbeda jika ditemukan pangkalan yang melakukan kecurangan seperti menaikan HET ataupun menjual ke industri."

"Atau juga ke pengecer dalam jumlah banyak. Tentunya akan kami berikan sanksi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved