BPJS Ketenagakerjaan Sasar Warga Pedesaan di Kabupaten Pekalongan

BPJS Ketenagakerjaan terus menyasar tenaga kerja informal terutama bagi warga pedesaan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Warga Pedesaan di Kabupaten Pekalongan
Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Pekalongan, Ali Reza (kanan) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - BPJS Ketenagakerjaan terus menyasar tenaga kerja informal terutama bagi warga pedesaan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Untuk itu BPJS mensuport adanya Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Rabu (21/8/2019).

"Tujuan utamanya yaitu mensosialisasikan lebih jauh dan untuk lebih mendekatkan BPJS Ketenagakerjaan di desa-desa.

Jadi artinya tidak hanya orang kota mengenal BPJS, meskipun satu sisi memang BPJS itu ada dua yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," kata Kepala Kantor Cabang BPJS Pekalongan, Muslih Hikmat kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya, selama ini BPJS Kesehatan merupakan saudara kandung Ketenagkerjaan itu yang gampang di kenal diketahui.

Untuk itu, diacara ini momen yang paling baik, paling unik, paling terbesar ini desa desa sadar dengan ciri khas nasi goreng.

"Untuk kali ini dilaksanakan dalam festival Nasi Goreng, nah disinilah ini momentum untuk mensosialisasikan kepada khalayak ramai di Kabupaten Pekalongan khususnya di Kecamatan Wonopringgo jadi warga Wonopringgo akan lebih dekat sekarang dengan BPJS Ketenagakerjaan jadi mereka mengetahui program-program apa saja yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan," ungkapnya.

Sementara Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kabupaten Pekalongan, Ali Reza mengatakan festival nasi goreng kali ini menjadi potensi bagi BPJS Ketenagakerjaan dari UMKM-nya.

Potensi itu di support BPJS melalui kegiatan Kampung Nasi Goreng Wonopringgo.

"Ini sekaligus sebagai potensi untuk dicanangkan sebagai Desa sadar BPJS Ketenagakerjaan, jadi karena uniknya saat ini sudah masuk tahun ketiga, sebab dilihat secara potensi pedagang nasi goreng dari Desa Wonopringgo ini besar dari sumbangsihnya bagi desa Wonopringgo.

Secara spesifik BPJS masuk ke sini Melihat sebagai potensi sekaligus media untuk melakukan sosialisasi program program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.

Menurutnya di Kabupaten Pekalongan sudah ada tiga yang dicanangkan sebagai desa sadar bagi BPJS Ketenagakerjaan. Seperti sebelumnya di Desa Ketanon Ageng dan Kedungjaran Kecamatan Sragi.

Adanya desa sadar BPJS, Kabupaten Pekalongan juga akan dicanangkan sebagai Desa sadar Ketenagakerjaan untuk tingkat nasional. Rencananya akan dicanangkan 3 September 2019.

"Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, jadi kepala desa harus mampu mengelola sumber daya alamnya, sumber daya manusianya dan sumber daya sosialnya.

Nah ini kalau dikelola dengan baik sumber daya akan menjadi nilai tambah mempercepat agar kesejahteraan masyarakat di desa masing-masing. Ini juga sangat tergantung kepada kepala desa dan jajaran peserta masyarakat yang bersangkutan," Imbuhnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved