Breaking News:

Dinas Penanaman Modal Dorong UMKM Tarik Investor ke Jateng

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Emma Rachmawati menyebut, saat ini potensi usaha kecil dan menengah di provinsi ini memang cukup besar.

TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Kepala Dinas Penanaman Modal Jateng, Ratna Kawuri (kiri) memaparkan capaian realisasi investasi di Jateng, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Semester pertama realisasi penanaman modal di Jateng sudah mencapai 76 persen dari target yang ditentukan di tahun 2019.

Namun keberhasilan itu tidak lantas membuat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah kemudian merasa lega.

Pada enam bulan pertama tahun ini Jateng sudah digelontor Rp 36,6 triliun dari para investor.

Padahal target awal yang dicanangkan hingga akhir tahun nanti 'hanya' Rp 47,41 triliun.

Meski demikian, mereka tidak begitu saja bernafas lega karena pemerintah pusat meminta pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 7% di Jateng. Investasi merupakan salah satu faktor utama untuk meraihnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi di Jateng berkisar di angka 5%-6%.

Menghadapi tantangan itu, Kepala DPMPTSP, Ratna Kawuri menyebut ada satu sektor yang perlu diberi stimulan untuk bisa menarik investor lebih banyak ke Jateng. Sektor itu justru berasal dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ada di Jateng.

"Ada undang-undang yang mengatur bahwa investor yang masuk diharuskan bermitra dengan UMKM, jadi sudah ada dasar hukumnya," terang Ratna dalam diskusi Realisasi Investasi di Jateng di Hotel Kesambi Hijau, Rabu (21/8/2019).

Potensi lainnya adalah jumlah UMKM di Jateng yang cukup banyak. Ia mengandaikan jika produk UMKM berhasil dikenalkan ke luar negeri dan menarik investor masuk maka akan bisa menambah angka penanaman modal.

"Persoalannya saat ini adalah sudah siapkah UMKM untuk bisa mendapat suntikan modal dari investor? Sudah layak kah produknya untuk bisa diekspor dan diproduksi massal? Nanti saya dengan Dinas Koperasi dan UMKM yang akan me-linkandmatch-kan. Mau tidak mau saat ini UMKM harus siap," tegasnya.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved