Kapolres Semarang Tanamkan Jiwa 'ICE KOPI' Kepada Seluruh Anggota, Apa Itu?

Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat berharap mujahadah dan pengajian rutin yang digelar di Polres Semarang setiap hari Kamis menambahkan keimanan dan

Kapolres Semarang Tanamkan Jiwa 'ICE KOPI' Kepada Seluruh Anggota, Apa Itu?
IST
Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat SIK MH MM, berharap mujahadah dan pengajian rutin yang digelar di Polres Semarang setiap hari Kamis menambahkan keimanan dan ketaqwaan setiap anggota. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat berharap mujahadah dan pengajian rutin yang digelar di Polres Semarang setiap hari Kamis menambahkan keimanan dan ketaqwaan setiap anggota.

Dilandasi keimanan dan ketaqwaan, diharapkan setiap anggota Polres Semarang bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tidak berbuat hal-hal yang di larang oleh agama saat melaksanakan tugas.

“Tugas merupakan tanggungjawab yang harus dilakukan, maka sebagai anggota Polri harus menunjukan sikap profesional dengan landasan keimanan serta setiap anggota Polres Semarang bisa melaksanakan tugas dengan ICE KOPI, seperti motto Polres Semarang yaitu Ikhlas, Cerdas, Komitmen, Pro aktif dan Inovatif,” ucapnya, Kamis (22/08/2019).

Exit Tol Bojong Masih Terkendala Lahan, Ada 20 Bidang Tanah yang Belum Dibebaskan

Demi Penuhi Target Pendapatan, Pemkab Kudus Naikkan NJOP

Rektor Undip Mengaku Belum Terima Surat Gugatan PTUN Terkait Pencopotan Prof Suteki

Hingga Saat Ini Jumlah Jamaah Haji Asal Tegal Masih Lengkap, Sukarno Sebut Hanya 1 yang Sakit

Sebagai informasi, Polres Semarang, Polda Jawa Tengah, rutin melaksanakan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) dan mujahadah di Masjid Baitul Muslimin Mapolres Semarang, setiap hari Kamis.

Lanjut Kapolres, setiap anggota kepolisian haruslah menjadi pelopor dan contoh bagi maysarakat, maka dengan kegiatan pembekalan rohani ini, setiap anggota Polres Semarang bisa terus menjaga nama baik kepolisian dari sifat-sifat tercela.

Selain itu, kegiatan Binrohtal dan mujahadah merupakan kebutuhan rohani setiap personel.

“Walaupun kegiatan ini dari dinas, namun manfaatnya untuk diri kita.

Seperti filosofi pohon, jika tidak di siram air maka akan mati.

Begitulah dengan hati kita jika tidak disiram dengan kegiatan rohani, maka hati akan kering dan mati,” terangnya.

“Selain untuk diri sendiri dan institusi Polri, kegiatan mujahadah dan binrohtal ini juga untuk bangsa dan negara Indonesia agar senantiasa di berikan kebaikan", tandasnya.(*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved