Ombudsman Jateng bakal Telusuri Kasus Pemblokiran Nasabah BRI Slamet Riyadi Solo

Asisten Ombudsman Jateng, Sabarudin Hulu mengatakan pihaknya akan fokus pada dugaan maladministrasi dalam pelayanan BRI.

Ombudsman Jateng bakal Telusuri Kasus Pemblokiran Nasabah BRI Slamet Riyadi Solo
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Sabarudin Hulu. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah siap menelusuri kasus pemblokiran rekening nasabah yang dilakukan Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Slamet Riyadi Solo tanpa pemberitahuan terhadap nasabahnya, Denny Setiawan.

Asisten Ombudsman Jateng, Sabarudin Hulu mengatakan pihaknya akan fokus pada dugaan maladministrasi dalam pelayanan BRI.

"Maladministrasi apakah ada penyimpangan prosedur yang dilakukan oleh BRI tersebut atau penyelahgunaan kewenangan?"

"Ini perlu ditelusuri oleh Ombudsman, OJK, dan BI (Bank Indonesia)," katanya, Kamis (22/8/2019) malam.

Kasus tersebut masuk kewenangan Ombudsman apabila tidak ada penjelasan dari BRI kepada nasabah, terkait pemblokiran rekening yang diduga sepihak.

Menurutnya, nasabah sudah dirugikan dan tidak mendapat pelayanan yang memuaskan.

Sabarudin berpendapat kasus itu berpotensi maladministrasi karena ada dugaan penyalahgunaan kewenangan tanpa mengikuti SOP yang ada.

"Sudah kelihatan respon dari BRI tidak diberikan secara maksimal ke nasabah."

"Maka kami nanti bisa meminta keterangan dari pihak pimpinan BRI, kemudian kami minta dokumen dan bukti."

"Jika ada dugaan maladministrasi, kami nanti ke tingkat wilayah, dari Solo akan minta keterangan ke BRI wilayah Jateng," urainya.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved