Sempat Menginap Bareng, Sopir Sales Peralatan Dapur Bawa Kabur Mobil dan Uang Puluhan Juta

Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian mobil dan uang yang melibatkan sopir pribadi

Sempat Menginap Bareng, Sopir Sales Peralatan Dapur Bawa Kabur Mobil dan Uang Puluhan Juta
ISTIMEWA
Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian mobil dan uang yang melibatkan sopir pribadi. Tersangka, SB (47) warga Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 12 jam. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian mobil dan uang yang melibatkan sopir pribadi. Tersangka, SB (47) warga Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 12 jam.

Ia ditangkap dalam pelariannya di wilayah Kabupaten Klaten.

Usai berhasil mencuri pada hari Kamis (15/08) sekitar pukul 07.00 Wib di sebuah Hotel di Kecamatan Sempor Kebumen, kejahatannya terendus polisi.
Usahanya untuk melarikan barang curian gagal ia ternyata dibuntuti hingga dihadang oleh polisi.
Tersangka ditangkap sekitar pukul 11.00 Wib sebelum menikmati hasil curiannya.

Dalam konferensi pers di Markas Polres Kebumen terungkap, hubungan antara tersangka dan korban ternyata begitu dekat. SB tak lain adalah sopir korban yang merupakan sales peralatan dapur.

Korban diketahui bernama Irwan Santosa (52) warga Kabupaten Probolinggo Jatim. Mereka bahkan sempat istirahat di hotel bersama.

"Tersangka adalah sopir pribadi korban. Saat aksinya dilakukan, mereka berdua beristirahat di sebuah hotel di Sempor,"kata Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Sempor Iptu Sugito saat konferensi pers

Tak disangka, saat korban tertidur pulas, tersangka memanfaatkan kesempatan itu dengan membawa kabur barang milik korban serta kendaraan mobil Avanza.
Korban baru menyadari kejadian itu saat terbangun pagi harinya, sekitar pukul 07.00 Wib.

Saat tersadar, korban kelabakan mencari tas berisi uang tunai Rp 43,5 yang raib bersama dengan mobil Avanza Veloz.

"Setelah kita mendapatkan laporan dari korban, kita melakukan kordinasi dengan Polres jajaran. Hasil koordinasi itu, akhirnya tersangka bisa ditangkap di daerah Klaten oleh Resor Klaten," katanya.

Dari keterangan tersangka SB, niat jahatnya untuk mencuri muncul karena merasa upahnya sebagai sopir kurang banyak.

Hingga malam itu, pikirannya kalap saar melihat uang banyak di tas saat dia dan korban menginap.

Dari situ, timbul pemikiran untuk memiliki uang itu.

"Sebagai sopir saya mendapat upah Rp 100 per hari," jelasnya

Jika aksinya berhasil, tersangka berencana akan membelanjakan uang tersebut untuk kepentingan hidupnya serta untuk membayar cicilan sepeda motor.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.(Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved