Tak Lama Setelah Diakuisi, PT SBI Sumbang 26,51 Persen Penjualan Semen Indonesia

PT Semen Indonesia menilai akuisisi mereka terhadap PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) menguntungkan bagi korporasi

Tak Lama Setelah Diakuisi, PT SBI Sumbang 26,51 Persen Penjualan Semen Indonesia
Istimewa
GM of Corporate Communication Semen Indonesia Sigit Wahono memberikan keterangan saat press conference Public Expose 2019, di Jakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Semen Indonesia menilai akuisisi mereka terhadap PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) menguntungkan bagi korporasi.

Hal itu terlihat dari volume penjualan selama semester pertama 2019. Untuk pasar semen domesik diluar Solusi Bangun Indonesia (SBI) sebesar 13,492 juta ton. Sedangkan penjualan ekspor perseroan di luar SBI yang berasal dari fasilitas Indonesia mencapai 1,879 Juta ton.

Sementara penjualan domestik SBI hingga Juli 2019 mencapai 5,396 juta ton. Sedangkan ekspor SBI mencapai 240.060 ton.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/8/2019) menjelaskan bahwa keberhasilan perusahaan mengakuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, terbukti menjadi katalis yang kuat dalam menopang kinerja bisnis grup secara keseluruhan.

“Hal ini nampak jelas dari kontribusinya terhadap catatan volume penjualan grup yang mencapai 5,636 juta ton, atau setara dengan 26,51 persen dari total volume penjualan Semen Indonesia Group,” kata Sigit Wahono.

Dari data itu mereka juga menyebut dengan bergabungnya SBI mampu mendorong sinergi secara grup di berbagai lini.

“Sinergi itu diantaranya, pengadaan batubara yang lebih terintegrasi pada level grup sehingga mendapatkan harga yang lebih baik dan kompetitif. Menata ulang jaringan distribusi secara grup guna memastikan margin yang optimal sekaligus menekan biaya layanan yang harus dikeluarkan perusahaan serta pengurangan faktor klinker,” imbuhnya.

Kini pihaknya semakin yakin dan optimistis dalam menapaki potensi bisnis ke depan. Di tengah tantangan pasar yang semakin kompleks, Semen Indonesia Group memiliki modal kuat dalam hal penguasaan pasar yang semakin kokoh dengan hadirnya PT SBI dalam jaringan perusahaan.

“Persaingan pasar bebas yang sudah di depan mata dengan mulai berdatangannya kompetitor-kompetitor dari luar negeri membuat faktor penguasaan pasar menjadi sangat penting dalam memperkuat daya saing perusahaan,” imbuh Sigit Wahono.

Semen Indonesia Group semakin yakin bahwa kinerja bisnis perusahaan secara keseluruhan di masa mendatang bakal semakin potensial dan jalan perusahaan untuk tampil sebagai pemain utama di industri semen regional bakal semakin terbuka lebar. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved