Amien Rais Desak Jokowi Selesaikan Papua Ketimbang Pikirkan Pindah Ibukota

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menunda rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Amien Rais Desak Jokowi Selesaikan Papua Ketimbang Pikirkan Pindah Ibukota
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais memenuhi panggilan kedua penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menunda rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Menurutnya sekarang ini presiden lebih baik menyelesaikan masalah kerusuhan di Papua yang dipicu persekusi dan perlakuan rasial terhadap masyarakat Papua.

"Ini masih (bisa) ditunda, untuk sementara waktu ya, tetapi yang lebih mendesak saya katakan kejadian di Sorong, di Fakfak, Manokwari dan lain lain, di mana teman-teman saudara kita Papua itu memang melampiaskan amarahnya," ujar Amien Rais dalam perayaan HUT PAN yang ke 21 di Jakarta, Jumat, (23/8/2019).

Amien Rais heran pemerintah meributkan pemindahan ibu kota ketika di sejumlah daerah terjadi kerusuhan.

Padahal menurut Amien Rais pemindahan ibu kota nya sendiri belum jelas.

"Jadi saya heran kalau pak Jokowi sepertinya ribut sendiri mau mindah ibu kota ke tempat yang belum jelas. Ada mengatakan mungkin di Kalteng mungkin di Kaltim ada yang mengatakan kalau tengahnya bukan Kalimantan dong. Masih barat, ada yang usulkan di Sulawesi," katanya.

Amien Rais menyarankan pemerintah sebaiknya fokus menyelesaikan masalah di Papua.

Penyelesaian harus dilakukan secara komprehensif.

Karena Amien menilai kemarahan masyarakat Papua sekarang ini sangat wajar.

"Saya sangat paham karena di Papua itu yang dirasakan oleh rakyat Papua itu pertama ekologi mereka dihancurkan. Jadi itu semacam destruction, luar biasa permasalahan dari waktu ke waktu itu kan diabaikam tidak pernah diurus dengan sungguh-sungguh nah kemudian sekarang ditambah lagi dikatakan monyet dan lain lain ya," katanya.

Amien mengingatkan pemerintah agar hati-hati dalam menyelesaikan masalah di Papua.

Pendekatan yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah harus lah tepat.

"Hati-hati jadi pak Jokowi jangan kemaruk punya ibu kota jangan. Jangan macam macam, yang lain bisa ditunda tapi tolong Papua jangan sampai terlambat," katanya.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved