KKB Papua Mulai Masuk Kota, Terjadi Kontak Senjata dengan TNI-Polri di Wamena, Seorang Dilumpuhkan

Terjadi kontak senjata antara kelompok kriminal bersenjata ( KKB) dengan aparat TNI- Polri di Pasar Ajibama, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua

KKB Papua Mulai Masuk Kota, Terjadi Kontak Senjata dengan TNI-Polri di Wamena, Seorang Dilumpuhkan
Iwan Adisaputra
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww. 

TRIBUNJATENG.COM, WAMENA - Terjadi kontak senjata antara kelompok kriminal bersenjata ( KKB) dengan aparat TNI- Polri di Pasar Ajibama, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (23/8/2019).

Kapolres Jayawijaya AKBP T Ananda membenarkan adanya kontak senjata dengan KKB di Pasar Ajibawa Kota Wamena.

“Ya. Benar kita kontak senjata dengan kelompok KKB di Kota Wamena. Kami berhasil melumpuhkan satu orang,” ungkapnya, ketika dikonfirmasi Kompas.com, melalui telepon selulernya, Jumat siang.

Ananda menjelaskan, KKB yang selama ini bergerilya di hutan, kini mulai masuk ke dalam kota.

“Memang kita sudah mendapat informasi sebelumnya. Kalau kelompok KKB hendak masuk ke dalam kota, untuk bergabung mendukung pergerakan elit politik separatis,” ujarnya.

KKB mulai bersatu, membuat gerakan separatis

Ananda menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih mengidentifikasi identitas para anggota satu kelompok KKB yang tewas tertembak.

“Jadi kita belum bisa pastikan ini dari kelompok mana," kata dia.

"Hanya saja dari informasi yang kami himpun, kelompok KKB di daerah pegunungan tengah Papua sudah mulai bersatu, untuk membuat pergerakan separatis,” ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kontak Senjata di Wamena,1 Kelompok KKB Dilumpuhkan TNI-Polri"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved