Tak Puas Lapor ke Polda Jateng dan Gugat Rektor ke PTUN, Guru Besar Undip Akan Lapor Mabes Polri

Tidak puas melaporkan ke Polda Jateng dan mengajukan gugatan ke PTUN, Guru besar Pancasila Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Prof Suteki

Tak Puas Lapor ke Polda Jateng dan Gugat Rektor ke PTUN, Guru Besar Undip Akan Lapor Mabes Polri
TRIBUN JATENG/DWI LAYLATUR ROSYIDAH
Prof Dr Suteki, guru besar Universitas DIponegoro 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tidak puas melaporkan ke Polda Jateng dan mengajukan gugatan ke PTUN, Guru besar Pancasila Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Prof Suteki akan bawa kasusnya ke Mabes Polri.

Langkah yang dilakukannya pelaporan ke Polda Jateng dan mengajukan gugatan PTUN karena merasa ada ketidakadilan.

Pencopotan jabatan yang dikenakannya tidak melalui proses pemeriksaan.

"Hal ini khan tidak adil. Kalau gugatan PTUN khan cuma administrasi. Kalau pelaporan di Polda nama baik saya dicemarkan," ujarnya saat dihubungi Tribun Jateng, Jumat (23/8).

Menurut dia, langkah yang dilakukan rektornya tersebut berdampak tidak boleh mengajar Pancasila di Fakultas Hukum Undip.

Sementara dirinya telah mengajar Pancasila selama 24 tahun.

" Ada beberapa pihak yang menolak saya untuk jadi pembicara contoh di Samarinda karena ada dugaanya seperti ini,"jelasnya.

Sementara itu, adanya surat pemberitahuan ke Gubernur Akpol berdampak diberhentikan sementara.

Padahal dirinya telah mengajar di Akpol selama 24 tahun.

"Di PTIK saya juga ditolak mengajar di sana. Akibat itulah nama saya tercemar," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved