Uang Hasil Penjualan Romelu Lukaku Sudah Disiapkan Man United, Rencana Datangkan Sosok Ini

Manchester United sudah menyusun rencana transfer mereka untuk periode Januari 2020 atau pertengahan musim 2019-2020.

Uang Hasil Penjualan Romelu Lukaku Sudah Disiapkan Man United, Rencana Datangkan Sosok Ini
TWITTER @BUNDESLIGA_EN
Jadon Sancho, membawa Borussia Dortmund menang 5-1 atas Augsburg pada pekan pertama Bundesliga, Sabtu (17/8/2019) di Signal Iduna Park. 

TRIBUNJATENG.COM - Manchester United sudah menyusun rencana transfer mereka untuk periode Januari 2020 atau pertengahan musim 2019-2020.

Manchester United mendapat kritik pedas setelah hanya mendatangkan Harry Maguire, Daniel James, dan Aaron Wan-Bissaka.

Apalagi, Man United juga memilih untuk tidak mendatangkan striker baru setelah kehilangan Romelu Lukaku.

Menjelang dimulainya musim 2019-2020, Man United menjual Lukaku ke Inter Milan seharga 65 juta Euro (sekitar Rp 1,02 triliun).

Pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer, ternyata sudah merencanakan uang hasil penjualan Lukaku untuk membiayai transfer idamannya.

Yang menarik, uang hasil penjualan Lukaku justru tidak akan digunakan Solskjaer untuk membeli striker baru.

Dilansir dari BolaSport.com, Solskjaer berencana menggunakan uang tersebut untuk mendatangkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.

Solskjaer sudah mendambakan kehadiran Sancho sejak bursa transfer musim panas 2019.

Rencana tersebut gagal setelah Sancho memilih bertahan di Borussia Dortmund.

Usaha Man United semakin sulit karena Dortmund baru saja menaikkan gaji Sancho hingga 80 ribu pound (sekitar Rp 1,3 miliar) per minggu.

Borussia Dortmund juga mencoba menawarkan perpanjangan kontrak untuk Sancho.

Hal tersebut dilakukan Dortmund agar Sancho tidak tertarik dengan tawaran yang datang dari Man United. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul "Solskjaer Siap Datangkan Gelandang Idaman dengan Uang Penjualan Lukaku"

Editor: deni setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved