Gubernur Ganjar Tepis Adanya Penggeledahan di Instansinya: Jika Ada yang Korupsi Tangkap Saja

"Kalau ada penggeladahan ya silahkan. Kalau tidak ada terus diberitakan penggeledahan khan wes ga bener, (Sudah tidak bener)" kata dia

Gubernur Ganjar Tepis Adanya Penggeledahan di Instansinya: Jika Ada yang Korupsi Tangkap Saja
daniel ari purnomo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tepis kabar adanya pemeriksaan dan penggeledahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di salah satu instansinya.

"Tidak ada penggeladahan maupun pemeriksaan. Saya kemarin ada di sana," tutur dia saat dihubungi Tribun Jateng, Sabtu (24/8/2019).

Pihaknya juga telah menelepon Kajati Jateng yang menyatakan tidak ada penggeledahan.

"Kalau ada penggeladahan ya silahkan. Kalau tidak ada terus diberitakan penggeledahan khan wes ga bener, (Sudah tidak bener)" kata dia.

Dirinya mempersilahkan menangkap pelaku jika mendapati adanya dugaan korupsi keuangan negara.

Hal ini selalu didengungkannya sejak pertama jadi Gubernur.

"Jika ada yang korupsi tangkap saja," kata dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dikabarkan menggeledah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan.

"Penggeledahan baru dilakukan kemarin Jumat (23/8/2019), ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ketut Sumedana melalui via Whats app,Sabtu (24/8).

Ketut mengatakan penggeledahan tersebut diduga adanya penyelewengan dana bantuan Pemerintah Provinsi (Banprop) tahun 2018. Total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 1.142.000.000.000.

"Anggaran tersebut diperuntukan tergantung usulan daerah misal untuk misalnya laptop, buku, penerangan jalan dan lain-lain," jelas dia.

Selain di dinas Pendidikan di dua kabupaten tersebut , kata Ketut, Kejati Jateng juga melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) Provinsi Jateng Sumarsono dan Kabid anggaran Dwianto.

"BPKAD, tergantung kebutuhan penyidikan," kata dia.

Ia mengatakan hingga saat ini belum ada penetapan tersangka. Pihaknya masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan sejumlah saksi

"Semua masih tahap pendalaman , tergantung hasil pemeriksaan dan kebutuhan penyidikan," tukasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved