Masuk Semester II, Baru 32 Perusahaan Catatkan di Pasar Modal

Hingga akhir tahun, BEI menargetkan setidaknya ada 75 perusahaan yang bakal mencatatkan efek di pasar modal.

Masuk Semester II, Baru 32 Perusahaan Catatkan di Pasar Modal
Kompas.com/Garry Lotulung
Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan, memasuki semester II-2019 ini baru ada 32 persusahaan yang telah mencatatkan namanya di pasar saham Indonesia.

Padahal hingga akhir tahun, BEI menargetkan setidaknya ada 75 perusahaan yang bakal mencatatkan efek di pasar modal.

Walaupun demikian, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi optimistis target tersebut dapat tercapai.

"IPO target kita masih tetap 75 emiten."

"Dilihat sampai Agustus kita optimis sampai akhir tahun 75 (perusahaan)," kata Inarno saat konferensi pers di JCC, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Adapun ke 75 pencatatan efek tersebut dilakukan baik melalui skema pencatatan saham baru lewat aksi IPO (Initial Public Offering), DINFRA (Dana Investasi Infrastruktur), DIRE (Dana Investasi Real Estat), atau pun ETF (Exchane Traded Fund).

Kata Inarno, jika dilihat dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan perusahaan tercatat di BEI sebesar 25,3 persen.

Angka ini di atas negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia masing-masing baru sebesar 16,2 persen dan 1,4 persen.

Sementara Singapura tercatat negatif 4,8 persen.

Selain itu, kinerja perusahaan juga menunjukan jejak yang bagus.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved