Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Golkar dan PAN Jateng Sudah Ancang-ancang Sambut Pilkada Serentak

Tahun depan, sebanyak 21 kabupaten/kota di Jateng bakal menggelar pilkada serentak.

Penulis: faisal affan | Editor: galih pujo asmoro
SERAMBI/M ANSHAR
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tahun depan, sebanyak 21 kabupaten/kota di Jateng bakal menggelar pilkada serentak.

Setiap partai saat ini sudah mulai membuat ancang-ancang, untuk bisa memenangkan calon yang diusung.

Satu di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah, yang saat ini sudah membentuk tim pilkada serentak 2020.

"Ya di partai PAN Jateng saat ini sedang membentuk tim pilkada serentak."

"Tim yang diketuai oleh Ma'arif ini, sedang melakukan pemetaan koalisi," ujar Ketua DPW PAN Jateng, Wahyu Kristanto, Minggu (25/8/2019).

Tapi Wahyu belum bisa memastikan target kongkrit yang akan dicapai oleh PAN Jateng.

Sebab ia menganggap setiap daerah memiliki muatan lokal yang berbeda-beda.

"Selain pemetaan koalisi, kami juga sedang merumuskan formula apa yang tepat untuk memenangkan pilkada."

"Harapannya bisa bekerjasama dengan banyak partai."

"Terutama partai yang membuka diri untuk kami," bebernya.

Wahyu menegaskan masih belum memiliki nama kader PAN yang akan diusung dalam pilkada serentak.

"Mungkin dalam waktu satu bulan ke depan akan ada update dari tim pilkada PAN."

"Semuanya masih pemetaan dan perumusan, jadi belum ada laporan terbaru kepada DPW Jateng," imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono mengatakan tetap akan melakukan komunikasi politik dengan partai lain.

"Dari 21 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan pilkada serentak, hanya Kabupaten Rembang dan Kota Salatiga yang basisnya lemah."

"Jadi komunikasi politik penting."

"Supaya bisa terjalin koalisi antar partai di setiap kabupaten/kota-nya," jelasnya.

Tetapi dibandingkan dengan kota/kabupaten lain, Iqbal yakin wakil dari Kota Pekalongan bisa diusung secara tunggal tanpa membentuk koalisi dengan partai lain.

"Sebab Kota Pekalongan memenuhi syarat."

"Dari 35 kursi DPRD, 10 kursinya dimiliki oleh Golkar."

"Jadi bisa kalau mau maju tanpa membentuk koalisi dengan partai lain," tegas Iqbal.

Di kota tersebut, nama Balgis Diab digadang-gadang menjadi calon terkuat yang akan bertarung dalam pilkada serentak 2020.

"Sementara nama Balgis dianggap paling kuat, karena dirinya juga menjabat jadi ketua DPRD dan Ketua Golkar Kota Pekalongan."

"Tapi kami tak menutup kemungkinan untuk mengusung kader lain," paparnya.

Kader yang akan diusung oleh partai Golkar Jateng harus memiliki kriteria prestasi, dedikasi, dan loyalitas.

"Calon yang akan diusung bisa dari kader Golkar maupun dari luar."

"Yang penting memiliki visi yang sama untuk membangun pemerintahan daerah lebih bagus," pungkasnya. (Faizal M Affan)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved