Kronologi Buruh Tambang Timah Asal Purworejo Tewas di Lubang Camui, 3 Bulan 20 Orang Meregang Nyawa

Para korban merenggang nyawa kebanyakan tertimbun tanah lubang TI atau camui karena buruknya

Kronologi Buruh Tambang Timah Asal Purworejo Tewas di Lubang Camui, 3 Bulan 20 Orang Meregang Nyawa
Istimewa/Polsek Air Gegas
Urip Suparman pekerja TI asal Purworejo, Jawa Tengah, tewas setelah tertimbun tanah di lokasi tambang Hutan Air Rengas Desa Bencah Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (24/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Kematian Urip Suparman warga Purworejo, Jawa Tengah di lokasi tambang inskonvensional (TI), menambah daftar pekerja tambang timah tewas saat beraktivitas.

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bangka Belitung merilis, mulai dari Mei sampai Juli

2019, sebanyak 19 orang tewas akibat kecelakaan tambang timah.

Para korban merenggang nyawa kebanyakan tertimbun tanah lubang TI atau camui karena buruknya sistem pertambangan yang dikelola rakyat dan umumnya ilegal.

Urip diketahui tewas setelah tertimbun tanah tambang di Hutan Air Rengas, Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (24/8/2019).

Kabag Ops Polres Bangka Selatan Kompol Rusnoto mengatakan peristiwa nahas tersebut saat Korban tengah bekerja di camui dengan kedalaman 4 meter.

Mendapat laporan tersebut Kapolsek Airgegas Iptu Amri dan personil menuju lokasi kejadian. 

"Pada saat korban sedang menyemprot tanah lubang camui tiba-tiba tanah dari atas yang berhadapan dengan korban roboh dan menimpa korban," ujar Rusnoto.

Lanjut Rusnoto,  melihat kejadian tersebut rekan kerja korban berusaha memberikan pertolongan, namun tak berhasil.  

Kemudian rekan korban meminta pertolongan masyarakat sekitar tambang.

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved