Lebih dari 2.000 Seniman Meriahkan Pentas Seni Merdeka di Temanggung

Bila ada kelompok kesenian yang tak pentas di tiga panggung lain, bisa jadi ada faktor-faktor non-teknis lain yang mempengaruhi

Lebih dari 2.000 Seniman Meriahkan Pentas Seni Merdeka di Temanggung
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Aksi seniman kesenian tradisional dalam Parade Seni Merdeka, di Temanggung, Minggu (25/8). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), menggelar 'Parade Seni Merdeka', yang melibatkan tak kurang dari 25 kelompok kesenian, Minggu (25/8/2019).

Rute parade bermula dari depan kantor Telkom dan berakhir di panggung depan Pendopo Pengayoman di sekitaran alun-alun Temanggung.

Sepanjang rute parade terdapat empat titik pementasan.

Pertama di depan Mapolres Temanggung lama, di Pasar Kliwon ‎Temanggung, di sekitaran kantor BCA, dan di depan Pendopo Pengayoman.

Konsepnya, kelompok seni akan pentas di depan panggung kehormatan, di depan Mapolres lama.

Di sana terdapat Bupati Temanggung, M Al Khadziq; Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo; dan tamu undangan lainnya.

Selanjutnya, kelompok seni juga akan tampil, mementaskan kebolehannya di tiga panggung lainnya.‎

Pemkab berharap, dengan disediakannya tiga panggung pementasan lain, maka konsentrasi massa akan terpecah tak hanya di sekitar panggung utama.

Hanya, realisasi di lapangan tak sepenuhnya demikian.

Banyak masyarakat‎ kecewa, lantaran mayoritas kelompok kesenian yang ada hanya sekadar lewat, tak lagi pentas di tiga panggung yang tersedia.

Halaman
1234
Penulis: yayan isro roziki
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved