Suporter Protes, Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia Terlalu Mahal, Menpora: Itu Kewenangan PSSI

Menpora RI Imam Nahrawi meminta penjelasan PSSI terkait harga tiket timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Malaysia dan Thailand.

Suporter Protes, Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia Terlalu Mahal, Menpora: Itu Kewenangan PSSI
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, saat pertandingan persahabatan antara timnas Indonesia melawan timnas Vanuatu di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (15/6/2019). Tim Nasional (timnas) Indonesia meraih kemenangan telak saat melakoni laga bertajuk FIFA Matchday melawan Vanuatu dengan skor 6-0. 

Dua kategori sisanya adalah di tribun VIP yakni VIP Timur Rp 750 ribu dan VIP Barat Rp 1 juta.

Semua tiket tersebut sudah mulai bisa dipesan melalui laman dan aplikasi Kita Garuda, mulai Senin (19/8/2019).

Harga tiket tersebut menuai protes dari beberapa netizen di media sosial.

Menurut mereka, harga Rp 125 hingga Rp 1 juta terlalu mahal untuk menyaksikan timnas Indonesia berlaga.

Protes dari netizen pun menjadi sorotan Menpora RI, Imam Nahrawi.

Melalui akun Instagram pribadinya, Imam Nahrawi mengunggah tangkapan layar yang berisi keluhan netizen terhadap mahalnya harga tiket timnas Indonesia.

Dalam unggahannya tersebut, Imam juga menegaskan perihal harga tiket timnas Indonesia adalah wewenang PSSI.

"Banyak yang tanya ke saya tentang harga tiket timnas Indonesia kemahalan," tulis Imam Nahrawi dalam caption unggahannya.

"Tolong @officialpssi dijawab ya. Karena ini kewenangan Anda, monggo!" tulis Imam menambahkan.

Foto yang diunggah sekitar pukul 17.00 itu telah mendapat lebih dari 7 ribu likes hingga berita ini diturunkan.

Sebanyak 678 komentar pun telah ditinggalkan netizen dalam unggahan tersebut.

Mayoritas komentar tersebut isinya sama, yakni mengeluhkan harga tiket timnas Indonesia yang terlampau mahal. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul "Netizen Keluhkan Harga Tiket Timnas Indonesia, Menpora: Monggo, PSSI"

Editor: deni setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved