Warga Cimohong Brebes Keluhkan Penutupan Saluran Irigasi Untuk Proyek Pembangunan Pabrik Garmen

Warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes, mengeluhkan penutupan saluran irigasi yang dilakukan pekerja pembangunan pabrik garmen

Warga Cimohong Brebes Keluhkan Penutupan Saluran Irigasi Untuk Proyek Pembangunan Pabrik Garmen
ISTIMEWA
Kondisi saluran irigasi yang ditutup untuk kepentingan proyek pembangunan dan pengembangan pabrik di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Warga Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes, mengeluhkan penutupan saluran irigasi yang dilakukan pekerja pembangunan pabrik garmen di desa tersebut.

Pasalnya, saluran irigasi tersebut menjadi sumber pengairan lahan pertanian warga.

Seorang warga, Jono (40) mengatakan, dengan ditutupnya saluran tersebut maka lahan pertanian warga tak mendapat aliran air.

Parahnya lagi, warga tak pernah diajak musyawarah terkait penutupan saluran tersebut.

"Bagaimana kami tidak mengeluh? Saluran irigasi yang ditutup itu, selain sebagai sumber pengairan lahan pertanian, juga sebagai saluran buangan yang berfungsi untuk mengatasi banjir. Kalau seperti ini, lahan kami kesulitan air," katanya, Minggu (25/8/2019).

Dia menuturkan, saluran irigasi itu ditutup untuk aksen jalan kendaraan pengangkut material pembangunan pabrik.

Penutupan saluran sudah berlangsung hampir satu bulan.

"Mestinya, saluran jangan ditutup rapat seperti itu. Kami juga mempertanyakan, apakah penutupan saluran sudah melalui proses izin atau belum. Itu karena menyangkut kepentingan masyarakat," herannya.

Informasi yang dihimpun, saluran irigasi yang ditutup itu memiliki lebar sekitar 3-4 meter.

Saluran irigasi ditutup dengan urugan tanah, yang kemudian difungsikan sebagai jalan sejumlah kendaraan berat dan truk material.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved