Warga Semarang Antusias Tukar Sampah Plastik dengan Kopi Gratis di Semarjamu 2019

Pemkot Semarang bekerjasama dengan Semarang Coffee Enthusiast (SCE) memang menyediakan 1.000 gelas kopi gratis per hari selama empat hari beruntun.

Warga Semarang Antusias Tukar Sampah Plastik dengan Kopi Gratis di Semarjamu 2019
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV PRADANA
Arif Cahyono, warga Simongan, menukarkan sampah plastik dengan segelas kopi gratis di Semarang Introducing Market 2019 di Banjir Kanal Barat Kota Semarang, Sabtu (24/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada yang menarik dalam acara Semarang Introducing Market dan Semarang Jelajah Musik (Semarjamu) 2019 di Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah mulai Rabu-Sabtu (21-24/8/2019).

Selain bazaar UMKM dan panggung hiburan dengan artis-artis ternama, para pengunjung bisa mendapatkan kopi gratis.

Untuk mendapatkannya, mereka perlu membawa sampah plastik untuk ditukar.

Pemkot Semarang bekerjasama dengan Semarang Coffee Enthusiast  (SCE) memang menyediakan 1.000 gelas kopi gratis per hari selama empat hari beruntun.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) sempat mengungkapkan bahwa pihaknya akan tegas mengendalikan sampah plastik di kota yang dipimpinnya.

Tingginya jumlah sampah plastik di Indonesia menjadikan Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Ia meminta warga mulai mengubah gaya hidup untuk mengurangi penggunaan plastik dan lebih ramah pada bumi.

“Perubahan besar dimulai dari diri sendiri, kami mendorong agar masyarakat bisa mengubah gaya hidup jadi lebih ramah pada bumi,” tutur Hendi kepada Tribunjateng.com, Sabtu (10/8/2019).

Founder SCE sekaligus ketua pelaksana Semarang Coffee Fest di acara itu, Riski Wisnu, mengatakan bahwa lebih dari 1.000 gelas kopi ludes ditukar pada hari pertama.

“Selain mengajak agar tidak membuang sampah sembarangan, kami ingin mengedukasi masyarakat soal kopi,” ujarnya.

"Kafein itu sebenarnya penting bagi tubuh, sakit perut ketika minum kopi itu bisa jadi salah pemilihan kopi yang cocok atau minum di waktu-waktu yang kurang tepat,” tambahnya.

Arif Cahyono, seorang pengunjung acara Semarang Introducing Market 2019 membawa sekantung plastik ke tempat penukaran kopi.

Ia menaruh sampah plastik yang dibawanya ke tempat sampah kemudian mengambil segelas kopi.

“Saya sebelumnya belum tahu ada info ini, namun setelah saya jalan-jalan lihat ada pengumuman di sini saya langsung kumpulkan sampah plastik yang saya punya,” ujar Arif Cahyono, warga Simongan.

Sebagai informasi, gelaran yang berada di jalan tepi Sungai Banjir Kanal Barat itu merupakan resepsi HUT ke-74 Republik Indonesia.

Pendhoza dan Senggol Tromol sebagai penampil pamungkas sukses menggoyang Kota Semarang dengan alunan musik dari lagu-lagunya. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved