Muthohar : Dana Tali Asih PSK Sunan Kuning SK Semarang Tunggu Evaluasi Gubernur

Penutupan lokalisasi Argorejo atau yang lebih dikenal dengan Sunan Kuning (SK) dan Gambilangu (GBL) mundur.

Muthohar : Dana Tali Asih PSK Sunan Kuning SK Semarang Tunggu Evaluasi Gubernur
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala Dinsos Kota Semarang, Muthohar memimpin rapat koordinasi penutupan lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu di Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penutupan lokalisasi Argorejo atau yang lebih dikenal dengan Sunan Kuning (SK) dan Gambilangu (GBL) mundur.

Semula penutupan dua lokalisasi tersebut direncanakan 15 Agustus 2019. Namun rencana tersebut mundur lantaran pada saat itu anggaran dana tali asih masih dalam evaluasi Gubernur.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun kembali menyusun jadwal penutupan lokalisasi akhir Agustus 2019 ini. Namun, jadwal tersebut diperkirakan kembali mundur.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Muthohar, usai melakukan rapat koordinasi penutupan lokalisasi denhan sejumlah organisasi pemerintah daerah (OPD) di Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang, Senin (26/8/2019).

"Rencana awal tanggal 15 Agustus, ini sudah tanggal 26 Agustus, sepertinya nanti mundur," kata Muthohar.

Adapun tanggal pasti penutupan dua lokalisasi tersebut, Muthohar belum dapat memastikan.

Dia menyebut, alasan mundurnya rencana penutupan ini bukan karena permasalahan dana.

Dana tali asih sebenarnya telah dipersiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Hanya saja, masih ada beberapa hal yang masih perlu dimatangkan dan perlu kajian, seperti besaran dana tali asih untuk masing-masing wanita pekerja seks (WPS).

Hingga saat ini memang belum ada kabar pasti terkait besaran dana tali asih untuk masing-masing WPS.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved