Dari 35 Kabupaten/Kota di Jateng, Baru 12 yang Dapat Sertifikat Tidak Buang Air Besar Sembarangan

Pemerintahan Provinsi Jawa tengah menargetkan pada tahun 2020 seluruh kota dan kabupaten di Jawa Tengah sudah mendeklarasikan tidak Buang Air Besar

Dari 35 Kabupaten/Kota di Jateng, Baru 12 yang Dapat Sertifikat Tidak Buang Air Besar Sembarangan
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa tengah, Yulianto Prabowo (kanan) memberikan piagam ODF kepada pemerintah kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintahan Provinsi Jawa tengah menargetkan pada tahun 2020 seluruh kota dan kabupaten di Jawa Tengah sudah mendeklarasikan tidak Buang Air Besar (BAB) Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan mengurangi resiko penyebaran penyakit akibat situasi lingkungan yang tidak sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan bahwa saat ini sudah ada 12 dari 35 kota dan kabupaten di Jawa Tengah yang sudah mendapatkan sertifikat ODF dari pihaknya.

Menurutnya pada tahun ini akan ada lima kota dan kabupaten yang akan mendeklarasikan ODF.

"Yang harus dilakukan yakni mengubah perilaku masyarakat untuk tidak BAB sembarangan.

Namun hal itu bukanlah hal yang mudah karena perilaku ini sudah berlangsung sejak dahulu kala," ujarnya seusai kegiatan Deklarasi ODF.

Menurutnya peningkatan pengetahuan tentang berprilaku sehat dan menjaga kebersihan yang saat ini pihaknya lakukan.

Selain itu pemberian bantuan untuk penyediaan jamban sehat juga pihaknya lakukan.

"Saat ini hanya 7 persen warga Jawa tengah yang belum terakses jamban yang bersih.

Namun kembali lagi meski sudah terakses jamban yang bersih.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved