Rofiudin Sebut Politik Uang Masih Banyak Terjadi di Pemilu 2019

Poin penting yang ia catat selama mengawasi pemilu 2019 yaitu masih banyak pelanggaran politik uang.

Rofiudin Sebut Politik Uang Masih Banyak Terjadi di Pemilu 2019
Tribun Jateng/Faizal M Affan
Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Muhammad Rofiuddin (baju putih), saat memaparkan beberapa kinerja Bawaslu Jateng ketika mengawasi pemilu 2019 di Hotel Patra, Selasa (27/8) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bawaslu Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dengan Mitra Kerja untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kinerja Bawaslu kepada publik di hotel Patra Semarang, Selasa (27/8/2019),

Laporan pertanggungjawaban ini dihadiri Ketua Bawaslu Jateng Fajar Arif, Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Muhammad Rofiuddin dan Koordinator Divisi Pengawasan Anik Sholihatun.

Mereka memaparkan kinerja Bawaslu Jateng selama mengawasi pemilu 2019.

Usai acara, Rofiuddin menjelaskan, acara itu bertujuan untuk minta evaluasi dan kritik publik.

"Selain itu, kami juga ingin terbuka kepada publik atas semua kinerja yang sudah dilakukan."

"Sebelumnya kami juga sudah memberikan laporan kinerja kepada Bawaslu pusat," tuturnya.

Poin penting yang ia catat selama mengawasi pemilu 2019 yaitu pelanggaran politik uang yang masih banyak.

"Dalam catatan kami ada 13 kasus enam di antaranya dugaan politik uang tiga orang diputus bebas sementara tiga lainnya terbukti melakukan."

"Politik uang masih menjadi momok yang perlu diperangi bersama," tegasnya.

Rofi mengakui kasus politik uang yang terjadi selama pemilu 2019 masih banyak.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved