Tahukah Kamu, Bahwa Lampion di Sam Poo Kong Memiliki Arti 'Simbol Kebahagiaan dan Harapan'?

Klenteng Agung Sam Poo Kong kurang terasa meriah tanpa kehadiran lampion yang menghiasi klenteng - klenteng yang ada di Sam Poo Kong.

Tahukah Kamu, Bahwa Lampion di Sam Poo Kong Memiliki Arti 'Simbol Kebahagiaan dan Harapan'?
IST
Lampion di Klenteng Sam Poo Kong Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keberadaan lampion tidak dapat dipisahkan dari Klenteng Agung Sam Poo Kong.

Lampion menjadi semacam atribut budaya yang menandai peralihan tahun dalam penanggalan Tionghoa.

Klenteng Agung Sam Poo Kong kurang terasa meriah tanpa kehadiran lampion yang menghiasi klenteng - klenteng yang ada di Sam Poo Kong.

Tapi tahukah kamu? Bahwa Lampion di Klenteng Agung Sam Poo Kong memiliki arti “Simbol Kebahagiaan dan Harapan”?

Bagi masyarakat Tionghoa, pemasangan lampion memang memilik makna tersendiri.

Lampion yang terbuat dari bahan ringan melambangkan bahwa pribadi yang rendah hati dan ringan dalam membantu orang lain.

Senantiasa dapat memudahkan jalan untuk menggapai puncak dari tujuan kehidupan dengan adanya respon sosial yang baik.

Doa-doa terbaik akan secara ikhlas diucapkan oleh orang-orang tercinta.

Warna merah dari lampion dijadikan sebagai simbol kebahagian, harapan, keberuntungan dan menghindarkan dari hal-hal tidak baik dalam menjalani hidup di tahun-tahun yang akan datang.

Ketika lilin dalam lampion dinyalakan, maka akan muncul pancaran cahaya merah yang memiliki makna filosofis sebagai suatu harapan dan semangat yang selalu menyala.

Sehingga nantinya dengan berusaha, berdoa, dan berharap yang terbaik kepada Tuhan, maka akan diberikan kebahagiaan dan keberuntungan yang akan selalu mengiringi setiap langkah saat menjalani kehidupan.

Setiap pengunjung bisa menggantungkan harapan-harapannya di Lampion yang ada di Klenteng Agung Sam Poo Kong.

Lampion Klenteng Agung Sam Poo Kong diyakini membawa kebahagiaan harapan dan keberuntungan.

Untuk info pemasangan Lampion bisa langsung ke Kios Sam Poo Kong. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved