Wagub Jateng Taj Yasin Apresiasi Perda Dana Desa Kabupaten Rembang

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Rembang atas inisiatifnya membuat Perda yang mengatur penggunaan 30

Wagub Jateng Taj Yasin Apresiasi Perda Dana Desa Kabupaten Rembang
IST
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen melihat-lihat kerajinan daun lontar yang dipamerkan dalam Bursa Inovasi Desa Cluster Rembang Barat di halaman Gedung Haji Kabupaten Rembang, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Rembang atas inisiatifnya membuat Perda yang mengatur penggunaan 30 persen dana desa untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang mendorong agar dana desa tidak hanya dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, melainkan juga sumber daya manusia.

Hal itu ia sampaikan usai menghadiri ajang Bursa Inovasi Desa Cluster Rembang Barat di Gedung Haji Kabupaten Rembang, Selasa (27/8/2019).

"Saya apresiasi hal ini. Saya senang," ungkapnya.

HIMKI Ingin Pemerintah Bantu Program Restrukturisasi Mesin Industri Mebel

200 Calon Satpam Ikuti Diklat di Purworejo, Ini Pesan Wakapolres

12 Perempuan Terpilih jadi Wakil Rakyat Kabupaten Pekalongan, Hindun Sebut Itu Luar Biasa

Sapto Diburu Polisi Sejak Februari 2019, Akhirnya Ditangkap Anggota Satresnarkoba Polres Purworejo

Taj Yasin menilai, mendorong masyarakat desa untuk menciptakan produk-produk inovasi berdasarkan potensinya masing-masing juga merupakan wujud pemberdayaan.

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi produk-produk inovasi masyarakat Rembang yang ditampilkan dalam bursa inovasi.

"Hanya saja, yang masih perlu jadi perhatian, tadi setelah saya lihat produk inovasi di masing-masing stan, ternyata masih banyak yang belum dapat izin P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga-red.).

Ini harus didorong. Sebab, tanpa P-IRT, produk tidak bisa dijual dan dipasarkan secara legal," jelasnya.

Taj Yasin berharap, Pemkab Rembang dapat memfasilitasi dan memudahkan pengurusan izin P-IRT bagi pelaku UMKM di Rembang.

"Sebab P-IRT ada di ranah kabupaten.

Kalau di tingkat provinsi, kemarin sudah banyak yang dapat sertifikasi halal.

Sebab (pembuatan sertifikat halal) itu kami fasilitasi dan kami gratiskan," ucapnya.

Untuk diketahui, Bursa Inovasi Desa Cluster Rembang Barat memamerkan dan memasarkan produk-produk inovasi dari tujuh kecamatan, yakni Gunem, Bulu, Sulang, Kaliori, Sumber, Rembang, dan Pamotan.

a

(Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved