Kisah Kakek Tunanetra Penjual Nasi Ketan, Hasilnya Dagangan Juga Digunakan untuk Rawat Istri Sakit

Yom yang berusia 67 tahun, setiap hari memesan nasi ketan dari orang-orang di desanya pada setiap Jumat untuk mengisi persediaan.

Kisah Kakek Tunanetra Penjual Nasi Ketan, Hasilnya Dagangan Juga Digunakan untuk Rawat Istri Sakit
World of Buzz
Kakek Yom menjual beras ketan dengan menggunakan megafon. 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pria tua bernama Yom Homhuan terpaksa menjadi penjual beras ketan meski buta (tunanetra).

Rupanya keinginannya untuk bekerja disebabkan oleh tekanan hidup yang begitu berat.

Melansir dari World of Buzz, Rabu (28/8/19), selama ini dia berjualan demi merawat istrinya yang sakit.

Yom yang berusia 67 tahun, setiap hari memesan nasi ketan dari orang-orang di desanya pada setiap Jumat untuk mengisi persediaan.

Kemudian, dia menjual makanan dalam peti menggunakan sepedanya.

Karena buta, dia sering mengikuti seorang sopir truk untuk mengantarkannya ke luar Kuil Kahao Ta Krao, di Provinsi Phetcaburi, Thailand.

Di sana dia berjualan setiap akhir pekan, karena kondisinya yang cukup ramai.

Untuk menarik perhatian pengunjung pada barang dagangannya, dia menggunakan megaphone.

Meskipun menjadi tunanetra, dia terus bekerja demi mendapatkan uang untuk merawat istrinya yang kini berusia 98 tahun.

Mereka tidak memiliki anak, istrinya diketahui menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved