Setelah Hina Indonesia, Bos Taksi Malaysia Minta Maaf, Minta Driver Gojek Tak Demo Kedubes

Pengusaha Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismai memohon maaf atas pernyataannya yang menghina Indonesia dan sebut Gojek hanya untuk orang miskin.

Setelah Hina Indonesia, Bos Taksi Malaysia Minta Maaf, Minta Driver Gojek Tak Demo Kedubes
YouTube/ KiniTV
Shamsubahrin Ismail, Bos Taksi Malaysia 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pengusaha Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismai memohon maaf atas pernyataannya yang menghina Indonesia dan sebut Gojek hanya untuk orang miskin.

“Saya ingin memohon maaf kepada semua rakyat Indonesia karena menyebut orang miskin. Saya tidak bermaksud menghina Indonesia, mereka (Indonesia) di hati saya, tak terlintas kata penghinaan," katanya seperti dikutip dari Malaysiakini, Rabu (28/8/2019).

Dia berharap pengemudi Gojek di Indonesia terutama di Jakarta membatalkan niat untuk berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar (kedubes) Malaysia di Jakarta untuk protes pernyatannya itu.

Sebelumnya diberitakan hari ini rencananya ribuan pengemudi Gojek akan demo di depan Kedutaan Malaysia di Jakarta.

Shamsubahrin mengatakan tidak bermaksud menghalangi masuknya Gojek ke Malaysia.

Asal mula pernyataan Ismai

Transportasi online asal Indonesia GoJek akan beroperasi di Malaysia.

Hal ini sudah disetujui kabinet Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Dilansir dari Nikkei Asian Review, permohonan Gojek ini disetujui pada Rabu (21/08/2019).

Namun kehadiran GoJek di Malaysia mendapat penolakan dari beberapa pihak.

Pengusaha Big Blue Taxi, Shamsubahrin Ismail, hina Indonesia dengan sebutan negara miskin.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved