Anderson Pelajar Asal Papua Rasakan Hangatnya Suasana Kekeluargaan di Kota Pekalongan

Anderson bersama empat pelajar Papua lainnya, merupakan tamu undangan dalam acara peringatan HUT RI ke-74, yang digelar Polres Pekalongan Kota

Tribun Jateng/ Budi Susanto
Sejumlah pelajar asal Papua, mengikuti perlombaan makan kerupuk, serta menggiring bola menggunakan terong dan sarung, yang diadakan oleh Polres Pekalongan Kota bersama Pemkot di lapangan Setda Kota Pekalongan, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - “Kami tidak berbeda kami tetap satu, warga negara Indonesia. Jangan sampai terpecah dan tetap kuat dalam ikatan,” tutur Anderson Waetapu (15) siswa SMAN 4 Kota Pekalongan asal Papua, usai mengikuti perlombaan yang digelar di Setda Kota Pekalongan, Kamis (29/8/2019).

Diketahui, Anderson bersama empat pelajar Papua lainnya, merupakan tamu undangan dalam acara peringatan HUT RI ke-74, yang digelar Polres Pekalongan Kota, bersama jajaran Pemkot setempat.

Seusai mengikuti perlombaan makan kerupuk, Anderson menerangkan, suasana kekeluargaan terasa sangat erat dalam pelaksaan acara.

“Kebetulan saya tadi ikut lomba makan kerupuk. Saya sangat senang, karena bisa merasakan suasana kekeluargaan seperti saat ini,” paparnya kepada Tribunjateng.com.

Sejumlah pelajar asal Papua, mengikuti perlombaan makan kerupuk, yang diadakan oleh Polres Pekalongan Kota bersama Pemkot di lapangan Setda Kota Pekalongan, Kamis (29/8/2019).
Sejumlah pelajar asal Papua, mengikuti perlombaan makan kerupuk, yang diadakan oleh Polres Pekalongan Kota bersama Pemkot di lapangan Setda Kota Pekalongan, Kamis (29/8/2019). (Tribun Jateng/ Budi Susanto)

Pelajar 15 tahun yang sudah menuntut ilmu hampir 2 tahun di Kota Pekalongan itu, menjelaskan, di daerahnya peringatan kemerdekaan juga diisi dengan berbagai acara.

“Di kampung saya juga sering diadakan perlombaan untuk mengisi hari kemerdekaan tidak ada beda dengan Kota Pekalongan. Di kampung kami diterima sebagai putra daerah, di sini terlebih lagi, karena kami dianggap layaknya keluarga,” jelasnya.

Sementara itu Cornelius (16), yang mengikuti lomba menggiring bola mengenakan sarung, menuturkan baru kali pertama mengikuti perlombaan.

“Kalau di Papua biasanya perlombaan Panjat pinang dan tarik tambang. Kami senang bisa memaknai hari kemerdekaan bersama masyarakat Kota Pekalongan,” imbuhnya.

Cornelius berharap, acara serupa sering diadakan untuk memupuk kebersamaan.

“Kami berharap acara seperti ini sering digelar, untuk memupuk keakraban antar masyarat. Karena dalam acara baik suku, agama serta ras bisa bersama-sama tanpa memandang perbedaan,” tambahnya.(Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto)

Satukan Suku, Agama dan Ras, Polres Pekalongan Kota Gelar Perlombaan Makan Kerupuk

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved