Bentengi Pemuda dari Paham Radikalisme, Digelar Dialog Kebangsaan di Karanganyar

Ratusan pelajar SMA/SMK yang ada di Kabupaten Karanganyar mengikuti seminar bertajuk Dialog Kebangsaan bagi pelajar

Bentengi Pemuda dari Paham Radikalisme, Digelar Dialog Kebangsaan di Karanganyar
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menjadi narasumber dalam seminar dialog kebangsaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNAJATENG.COM, KARANGANYAR - Ratusan pelajar SMA/SMK yang ada di Kabupaten Karanganyar mengikuti seminar bertajuk dialog kebangsaan bagi pelajar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (29/8/2019).

Seminar yang digagas Forum Intelektual Muda (FIM) Karanganyar itu bekerja sama dengan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) - Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono hadir dalam acara itu sekaligus bertindak sebagai narasumber, serta Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andi Amin Latama, dan Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Effendi.

Ketua Panitia, Muhamad Wahid Agung Saputro (19) mengatakan, seminar yang mengambil tema upaya pelajar Karanganyar memahami Pancasila guna melawan radikalisme agama, berawal dari keresahan terhadap paham radikalisme yang sudah menyasar para generasi muda.

"Ini rasa cinta kepada tanah air dan NKRI," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (29/8/2019).

Selain seminar dialog kebangsaan, selanjutnya para pelajar mendeklarasikan diri menolak radikalisme secara bersamaan.

"Saya berharap generasi ini menjadi motor penggerak generasi cerdas dan beriman kuat," kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Ia mengimbau para pejalar supaya jangan belajar melalui Medsos, belajar dengan ahlinya.

"Maka dari itu belajarlah yang baik terkait agama dengan ahlinya. Supaya tidak keblinger. Belajar itu mengolah data, semakin banyak data yang masuk itu menjadi bekal," terangnya.

Juliyatmono berharap kepada para pelajar untuk senantiasa meningkatkan budaya literasi.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved