Bila Dirata-Rata Tiap Bulan Polisi Blokir 100 STNK, Efek Pengendara Enggan Bayar Denda Tilang ETLE

Bila tidak menyelesaikan pembayaran denda tilang elektronik, pihak kepolisian melakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Bila Dirata-Rata Tiap Bulan Polisi Blokir 100 STNK, Efek Pengendara Enggan Bayar Denda Tilang ETLE
KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA
Kendaraan bermotor melintasi kawasan Thamrin, Jakarta, Rabu (19/9/2018). Poldan Metro Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) yang akan diuji coba pada Oktober 2018 sepanjang jalur Thamrin hingga Sudirman. 

TRIBUNJATENG.COM - Tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) sudah berlaku ternyata banyak bikers yang terkena tilang elektronik ini.

Bikers yang melakukan pelanggaran akan dikenakan tilang elektronik yang dikirim ke rumah dan harus bayar denda sesuai kesalahan.

Bila tidak menyelesaikan pembayaran denda tilang elektronik, pihak kepolisian melakukan pemblokiran surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Pihak kepolisian melakukan banyak pemblokiran STNK bikers di Jakarta akibat dari terkena tilang elektronik.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengajukan pemblokiran untuk 9.169 STNK motor dan mobil.

Pemblokiran karena kendaraan-kendaran itu tidak membayar denda tilang ETLE.

Dikutip dari Kompas.com, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir menjelaskan, baru tercatat 997 dari 9.169 pelanggar telah membayar denda tilang itu.

"Total pengajuan blokir STNK itu dari 1 November 2018 sampai 27 Agustus 2019," jelas Nasir.

Selain itu, tercatat 11.814 pengendara telah melakukan konfirmasi atas pelanggaran yang terekam kamera ETLE.

"10.169 pelanggar juga sudah divonis oleh pengadilan," tukas AKBP Nasir.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Gridmotor.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved