Kemendikbud Minta Setiap Kegiatan Sekolah di Kota Pekalongan Libatkan Orangtua Siswa

Kota Pekalongan menjadi percontohan penerapan pelibatan orangtua dalam satuan pendidikan.

Kemendikbud Minta Setiap Kegiatan Sekolah di Kota Pekalongan Libatkan Orangtua Siswa
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Sejumlah penari menghibur peserta sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga di Hotel Pesona Kota Pekalongan, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kota Pekalongan menjadi percontohan penerapan pelibatan orangtua dalam satuan pendidikan.

Di mana pelibatan orangtua tersebut sudah diatur dalam Permendikbud nomor 30 tahun 2017.

Untuk itu, Kemendikbud mengadakan sosialisasi penyelenggaraan pendidikan keluarga di Hotel Pesona Kota Pekalongan.

Dalam sosialisasi, kepala sokolah ditekankan agar mengajak orangtua murid dalam semua kegiatan belajar mengajar.

Pelibatan orangtua murid daei Kemendikbud disambut baik oleh Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz, menurutnya, hal tersebut akan membawa dampak positif.

“Karena pendidikan dari keluarga sangat menentukan perkembangan karakter pelajar. Jadi penerapan Permendikbud kami rasa wajib dilakukan,” jelasnya, Kamis (29/8/2019).

Dilanjutkannya, terdapat tiga pilar untuk mengembangkan karakter pelajar.

“Keluarga, sekolah, serta lingkungan mempengaruhi tumbuh kembang karakter pelajar. Dengan melakukan singkronisasi antar ketiga pilar, bisa mencetak pelajar yang tidak hanya pintar namun juga benar,” tuturnya.

Sementara itu, Edi, Kepala Seksi Evaluasi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, mengatakan, Kota Pekalongan menjadi daerah awal yang disasar Kemendikbud.

“Program ini baru dan sedang kami kembangkan, tujuannya agar sekolah melibatkan orangtua murid dalam setiap kegiatan,” kata Edi.

Diterangkannya, konsep pendidikan wajib disamakan baik saat pelajar berada di sekolah maupun lingkungan keluarga.

“Sasarannya mencetak pelajar berkualitas, di mana keluarga mempunyai pengaruh besar. Karena waktu paling banyak ada di keluarga,” imbuhnya.

Dilanjutkannya, kepala sekolah di Kota Pekalongan diharapkan bisa menerapkan Permendikbud nomor 30 tahun 2017.

“Orang tua murid harus dilibatkan, baik saat penilaian, pentas seni maupun kegiatan lainya, minimal satu tahun lamanya,” tambahnya.(Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved