Breaking News:

Motor Bakal Disita Polisi Jika Ada Anak Bawah 17 Tahun Berkendara, Orangtua Bikin Surat Pernyataan

Polisi akan menindak tegas anak di bawah umur (17 tahun) yang mengendarai sepeda motor maupun kendaraan lainnya.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita menyalami para Bhabinkamtibmas seusai upacara gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2019, Kamis (29/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Polisi akan menindak tegas anak di bawah umur (17 tahun) yang mengendarai sepeda motor maupun kendaraan lainnya.

Penindakan ini dikarenakan maraknya anak di bawah 17 tahun yang mengendarai motor di jalanan.

Kapolres Kendal Hamka Mappaita mengatakan, penindakan tegas ini untuk memberikan efek jera bagi anak yang nekat berkendara maupun orangtua yang membiarkan anak mereka menggunakan kendaraan.

"Kendaraannya akan kami sita. Untuk mengambilnya, para orangtua harus membuat surat pernyataan untuk tidak membiarkan anaknya mengendarai motor sampai memiliki SIM," ujarnya seusai Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2019, Kamis (29/8/2019) di Mapolres Kendal.

Pihaknya juga mengerahkan para bhabinkamtibmas untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat agar lebih tertib berkendara.

Serta, mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Menurutnya, peraturan lalu lintas dibuat untuk memberikan keselamatan bagi para pengguna jalan.

"Tertib berlalu lintas jangan hanya ada polisi. Kami imbau agar masyarakat juga tertib berlalu lintas bahkan sebagai kebutuhan," ujarnya.

Dalam Operasi Patuh Candi ini akan berlangsung selama 14 hari.

Yakni mulai hari ini, Kamis (29/8/2019) hingga 11 September 2019. (Dhian Adi Putranto)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved