Tak Cuma Khitanan Gratis, 98 Anak Juga Dapat Beasiswa dari Bupati Pekalongan

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi membuka khitanan massal di Aula Kantor Sekretaris Daerah (Setda) Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Kamis (29/08/2019).

Tak Cuma Khitanan Gratis, 98 Anak Juga Dapat Beasiswa dari Bupati Pekalongan
Istimewa
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi membuka khitanan massal di Aula Kantor Sekretaris Daerah (Setda) Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Kamis (29/08/2019).

Bupati Asip mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban keluarga peserta yang akan mengikuti khitanan massal.

"Sunat massal ini untuk untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke-397 dan kegiatan ini juga untuk keluarga yang kurang mampu," Kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com.

Asip mengungkapkan khitan massal ini diikuti oleh 98 anak dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Tidak hanya itu, peserta khitan juga dapat hadiah berupa tas, sarung, baju koko, peci, sabuk dan uang tali asih sebesar Rp 500 ribu.

"Nantinya juga 98 peserta Khitan ini akan saya kasih beasiswa untuk pendidikan SD di tahun 2020.

Jumlah beasiswa yang akan diberikan per anak sebesar Rp 450 ribu pertahun.

Bentuk uangnya nanti akan di transfer ke rekening anak tersebut untuk biaya pendidikan," terang bupati.

Mengaku Duda, Samingan Kuras Harta Perawan Ting-ting Asal Kebumen, Modusnya Ingin Buka Usaha

Hingga 11 September 2019, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar Polisi di Demak

Lagi, Bea Cukai Jateng-DIY Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp 1,6 Miliar

Suprayitno Habiskan Rp 1,6 Miliar Uang PT SHA Untuk Foya-foya, Ini Modusnya

Bupati berharap dengan diberikannya beasiswa bisa meringankan beban orangtua peserta khitan, dan memberikan motivasi kepada peserta pentingnya pendidikan untuk masa depan.

"Saya tekankan kepada semua orangtua yang berada di sini, bahwa anak-anak harus berpendidikan minimal tingkat SMA.

Ini bukan apa-apa, ini motivasi untuk semua orangtua.

Tapi saya yakin, Insya Allah semua orangtua peserta khitan sudah berkomitmen bersama untuk memberikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kita juga punya komitmen untuk mewujudkan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) Kabupaten Pekalongan tahun 2021 menjadi 70%, karena hari ini IPM kita 68,48%," ujarnya.

Bupati menuturkan butuh upaya yang serius terutama pembenahan di sektor bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan.

"Jika dua sektor ini bergerak paralel, maka pembenahan-pembenahan akan berjalan dengan efektif, dan tidak menutup kemungkinan IPM Kabupaten Pekalongan akan semakin membaik pada tahun 2021," tambahnya. (Dro)     

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved