Kangen Nasi Megono Tetapi Tinggal di Perantauan? Bakal Hadir Nih Megono Kaleng, Bisa Tahan 6 Bulan

Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menerangkan, ide megono kaleng berawal dari warga Kota Pekalongan yang berada di perantauan.

Kangen Nasi Megono Tetapi Tinggal di Perantauan? Bakal Hadir Nih Megono Kaleng, Bisa Tahan 6 Bulan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Seorang pedagang membungkus megono, makanan khas Pekalongan, Jumat (30/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan bersama pelaku pengusaha berupaya mengembangkan inovasi di bidang kuliner.

Inovasi tersebut menyasar ke makanan khas Pekalongan yaitu megono.

Dimana Pemkot dan sejumlah pengusaha merintis megono kaleng yang bisa bertahan selama enam bulan.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menerangkan, ide megono kaleng berawal dari warga Kota Pekalongan yang berada di perantauan.

“Warga di perantauan banyak yang kangen megono. Namun tidak bisa menikmatinya karena tidak bisa bertahan lama."

"Jadi sejumlah pengusaha mencoba berinovasi membuat megono kaleng,” jelasnya, Jumat (30/8/2019).

Dilanjutkannya, megono kaleng kini tengah diteliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Sekitar sebulan lalu contoh megono kaleng dibawa ke LIPI. Kami menunggu hasilnya."

"jika lolos penelitian dan dinyatakan bisa dikonsumsi publik, akan kami produksi secara massal,” paparnya.

Sebelum dibawa ke LIPI, Afzan juga mencoba produk megono kaleng tersebut.

“Saya sendiri sudah mencobanya, rasanya tidak berubah. Hanya warna yang berubah."

"Jika dinyatakan layak, akan kami jadikan oleh-oleh khas Kota Pekalongan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved