Beragam Cara Pemkot Semarang Ubah Mindset Kawasan Sunan Kuning, Dari Wisata Religi Hingga Kuliner

Disbudpar Kota Semarang berencana membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Lokalisasi Sunan Kuning, Kelurahan Kalibanteng Kulon.

Beragam Cara Pemkot Semarang Ubah Mindset Kawasan Sunan Kuning, Dari Wisata Religi Hingga Kuliner
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Juru Kunci Makam Sunan Kuning, Siti Komariyah (63) berada di Makam Sunan Kuning, Senin (28/1/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang berencana membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Lokalisasi Sunan Kuning, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat.

Pembentukan pokdarwis ini dimaksudkan untuk menumbuhkan perekonomian warga sekitar setelah lokalisasi tersebut ditutup.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, pihaknya saat ini menyiapkan beberapa program pembinaan bagi warga sekitar Sunan Kuning.

Sejauh ini, pihaknya menilai ada potensi wisata yang dapat dikembangkan.

Yakni wisata religi yang dapat dilengkapi wisata kuliner.

Sebab, di wilayah tersebut ada makam penyebar agama Islam bernama Soen An Ing.

"Penutupan lokalisasi Sunan Kuning perlu disikapi bersama. Tidak bisa kami tutup tanpa ada penyelesaian."

"Kami akan masuk ke sana. Kami mengubah mindset masyarakat terlebih dahulu."

"Mereka sudah bertahun-tahun dengan kondisi seperti itu, makanya kami harus ubah pola pikirnya," papar Iin, sapaan akrabnya, Minggu (1/9/2019).

Lebih lanjut, Iin menuturkan, melalui pembinaan, potensi-potensi yang dapat dikembangkan akan terlihat.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved