Jika Ada Transaksi Valuta Asing Tanpa Izin, Lapor Call Center BI 131, Ditindak Melalui Cara Ini

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPw BI) telah melakukan tindakan penertiban terhadap KUPVA Bukan Bank (KUPVA BB).

Jika Ada Transaksi Valuta Asing Tanpa Izin, Lapor Call Center BI 131, Ditindak Melalui Cara Ini
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Purwokerto bersama petugas kepolisian menertibkan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) tidak berizin atau ilegal pada Senin (5/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SSMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (KPw BI) telah melakukan tindakan penertiban terhadap KUPVA Bukan Bank (KUPVA BB).

Itu sebagai bentuk dukungan agar Indonesia menjadi anggota penuh FATF (Financial Action Task Force).

Sehingga KUPVA BB atau biasa dikenal di masyarakat bernama money changer tidak berizin yang berada di wilayah kerja, ditertibkan.

Penertiban tersebut juga dilakukan dengan mempertimbangkan PBI Nomor 18/20/PBI/2016, tentang Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank.

Dimana itu mewajibkan semua KUPVA BB harus berizin sesuai ketentuan Bank Indonesia (BI).

Penertiban dilakukan dengan menggandeng kepolisian setempat.

Sebagai bentuk implementasi dari TP2TPSP (Tim Penanggulangan Pelanggaran dan atau Tindak Pidana di Bidang Sistem Pembayaran).

Semua dilakukan terhadap 6 KUPVA BB setelah sebelumnya dilakukan pendekatan secara persuasif agar mengajukan perizinan ke BI.

"Sampai saat ini, di wilayah kerja KPw BI Provinsi Jawa Tengah terdapat 25 kantor pusat KUPVA BB berizin."

"11 kantor cabang dan 12 kantor cabang KUPVA BB, serta kantor pusat di luar wilayah kerja KPw BI Provinsi Jawa Tengah," tutur Kepala KPw BI Provinsi Jawa tengah, Soekowardojo, dalam siaran pers yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (31/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved