Update Proyek Tol Semarang-Demak, Sebagian Titik Terkendala Aturan Pembebasan Lahan Terdampak Abrasi

Tol Semarang-Demak yang akan segera dikerjakan Pemerintah Pusat ternyata masih menyimpan permasalahan.

Update Proyek Tol Semarang-Demak, Sebagian Titik Terkendala Aturan Pembebasan Lahan Terdampak Abrasi
KOMPAS.com / DANI PRABOWO
Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) Tbk, M Aprindy menerima surat penetapan pemenang lelang pengusahaan Tol Semarang-Demak dari Kementerian PUPR yang diserahkan Kepala BPJT Danang Parikesit, Jumat (19/7/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tol Semarang-Demak yang akan segera dikerjakan Pemerintah Pusat ternyata masih menyimpan permasalahan.

Pasalnya, tol yang juga akan menjadi tanggul laut ini proses pembebasan lahannya belum sepenuhnya beres.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Jawa Tengah, Peni Rahayu mengatakan, ada sebagian lahan yang dilalui Tol Semarang-Demak kini sudah menjadi bagian dari laut.

"Kalau itu masih berupa daratan pasti akan kami ganti. Tapi ini ada lahan milik warga yang sudah menjadi bagian dari laut karena terdampak abrasi dan penurunan muka tanah."

"Ada aturan yang mengatakan, jika daratan berubah jadi laut tidak boleh dibayarkan," tuturnya, Minggu (1/9/2019).

Namun pihaknya tetap akan terus mencari solusi dari persoalan tersebut.

Sehingga bisa ditemukan jalan terbaik supaya proyek Tol Semarang-Demak tidak bermasalah.

"Yang kena abrasi masih kami hitung berapa luasan lahannya. Untuk lahan yang sudah berubah menjadi laut masih menunggu legal opinion (LO) dari kejaksaan."

"Mudah-mudahan pekan depan sudah keluar," ucapnya.

Apabila kejaksaan memutuskan Pemprov Jateng harus membayar lahan yang sudah menjadi bagian dari laut, maka tetap akan dibayarkan.

"Kalaupun aturannya harus diganti ya pasti akan kami ganti. Tapi kalau tidak ya aturannya sudah begitu," tambah Peni.

Sampai saat ini sebanyak 50 persen lahan yang akan dilewati Tol Semarang-Demak sudah diganti untung oleh Pemprov Jateng.

"Alhamdulillah Tol Semarang-Demak sudah lolos lelang. Trasenya juga hanya geser sedikit ke arah tepi laut dibandingkan sebelumnya," tutupnya. (Faizal M Affan)

Penulis: faisal affan
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved