Buntut Ricuh Pelantikan Pengurus Pemuda Pancasila Kota Semarang, Siswanto Lapor ke Polrestabes

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Semarang Timur, Siswanto didampingi kuasa hukumnya Osward Febe Lawalanta melaporkan kejadian itu

Buntut Ricuh Pelantikan Pengurus Pemuda Pancasila Kota Semarang, Siswanto Lapor ke Polrestabes
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Semarang berfoto bersama pengurus PP Kota Semarang usai memberikan pemaparan terkait rencana musyawarah cabang (Muscab) ke-8 MPC Pemuda Pancasila Kota Semarang, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca kericuhan yang terjadi dalam pelantikan pengurus Pemuda Pancasila Kota Semarang beberapa waktu lalu, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Semarang Timur, Siswanto didampingi kuasa hukumnya Osward Febe Lawalanta melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian Polrestabes Semarang.

Pengaduannya tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi, dengan nomor: STTLP/501/VIII/2019/JATENG/RES TBS SMG dengan isi laporan peristiwa tindak pidana sebagaimana Pasal 170 KUHP, yang terjadi pada 23 Agustus 2018 sekiranya pukul 19.30 WIB di Gedung Juang 45, Jalan Pemuda, Semarang, dengan terlapor berinisial W beserta teman-temannya yang mana saudara organisasi dari Semarang Tengah.

Kuasa hukum Siswanto, Osward Febe Lawalanta menuturkan, pada awalnya terlapor terlibat adu mulut dengan kliennya dengan persoalan yang kurang jelas. 

"Kemudian ada gerakan pemukulan diduga awal dilakukan terlapor dilakukan di daerah kepala, dan juga diikuti teman-temannya yang lainnya," katanya.

Lebih lanjut, pihaknya melaporkan perbuatan tindak pidana pengeroyokan tersebut dikarenakan sang klien merasa dirugikan mengalami lebam-lebam di rusuk, pundak dan juga kepala.

Dalam laporan, pihaknya menjerat terlapor dan terduga pelaku lainnya yang diperkirakan lebih dari tiga orang dengan tindak pidana melanggar Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan.

Untuk itu pihaknya meminta Polrestabes Semarang segera mengusut tuntas kasus tersebut, sehingga ada rasa keadilan untuk kliennya sesuai dengan penegakkan hukum yang ada.

"Ini bukan permasalahan organisasi, melainkan oknum dengan oknum.

"Kan kliennya kami datang ke acara pelantikan serempak itu, bukan tanpa dasar karena sebelumnya sudah banyak berkontribusi untuk organisasi di Kecamatan Semarang Timur hanya ingin menanyakan haknya terkait kepengurusannya di Kecamatan Semarang Timur. Pelaporan ini upaya terakhir, dan tidak ada tendensi apapun untuk memeperkeruh keadaan," lanjutnya.

Sementara itu, Siswanto, mengatakan akan menyiapkan 3 sampai 4 saksi berikut barang bukti yang ada.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved