Bupati Asip: Tahun Baru Islam, Kabupaten Pekalongan Semakin Barokah

Tahun Baru Islam 1441 Hijriyyah Pemkab Pekalongan menggelar Doa Akhir Tahun 1440 H dan Awal Tahun 1441 H di Masjid Agung Al Muhtaram Kajen

Bupati Asip: Tahun Baru Islam, Kabupaten Pekalongan Semakin Barokah
ISTIMEWA
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, saat hadir pada Doa Akhir Tahun 1440 H dan Awal Tahun 1441 H di Masjid Agung Al Muhtaram Kajen, Sabtu (31/8/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dalam rangka menyongsong Tahun Baru Islam 1441 Hijriyyah Pemkab Pekalongan menggelar Doa Akhir Tahun 1440 H dan Awal Tahun 1441 H di Masjid Agung Al Muhtaram Kajen, Sabtu (31/8/2019) sore.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat tahun baru Islam 1441 Hijriyyah, dengan harapan semoga dengan tahun baru Islam, Kabupaten Pekalongan semakin barokah, semakin mendapat ketenangan dan inayah dari Allah SWT sesuai dengan cita-cita.

Apalagi tahun baru Islam ini, kata Bupati, bertepatan dengan momentum suasana Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke-397 serta masih dalam suasana Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Dengan momentum-momentum itulah mari kita jadikan sarana untuk melakukan muhasabah untuk menghitung apa yang sudah kita lakukan selama satu tahun ke belakang, kalau itu sudah baik ayo kita tingkatkan, kalau itu belum baik ayo kita sempurnakan mumpung masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT.

Kemudian sambil kita melakukan introspeksi diri ada baiknya kita dengan penuh optimisme apa yang akan kita kerjakan, semoga kita diberikan umur panjang satu tahun berikutnya oleh Allah SWT.

Tentu semua ini kita lakukan dalam rangka menapaki tahap demi tahap memperkuat posisi keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT," kata Bupati Asip

Bupati Asip menuturkan, gunakan momentum ini untuk memohon dan meminta agar cita-cita kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Termasuk cita-cita besar masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam mewujudkan tatanan kehidupan masyarakat yang sejahtera lahir batin, masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai lokal, masyarakat yang berprinsip, teguh dan religiusitas.

"Sebagai sebuah cita-cita harus kita ikhtiari dengan dua cara yaitu melaksanakan program-program pembangunan yang bermuara menuju cita-cita tersebut.

Dan secara spiritual tidak ada kekuatan manapun yang mempunyai ketentuan, kepastian yang maha penentu kecuali Allah SWT.

Jadi manusia itu hakekatnya adalah hanyalah menjalankan syariat aja tetapi ketentuan akhir yaitu Allah SWT," terangnya.

"Oleh karena itu mari kita gunakan dan manfaatkan bersama-sama momentum pergantian tahun baru Islam ini sebagai hal yang patut kita syukuri dengan terus-menerus melakukan amalan kebaikan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariah kita.

Dan mari kita terus-menerus menjaga kerukunan yang sudah ada di Kabupaten Pekalongan ini," tambahnya.(*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved