Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Satu Jamaah Haji Asal Kota Pekalongan Wafat dan Dimakamkan di Arab

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, satu jamaah haji asal Kota Pekalongan meninggal dunia saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Satu Jamaah Haji Asal Kota Pekalongan Wafat dan Dimakamkan di Arab
budi susanto
Sejumlah keluarga dan Pemkot Pekalongan menyambut kedatangan jamaah haji di Setda Kota Pekalongan, Senin (2/9/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, satu jamaah haji asal Kota Pekalongan meninggal dunia saat melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Jamaah tersebut tergabung di kloter 49, yang berangkat ke Arab Saudi bulan lalu.

Jamaah itu bernama Aisiyah (72) yang merupakan warga Kelurahan Buaran, Kecamatan Pekalongan Selatan.

Dalam penyambutan kepulangan jamaah haji di Setda Kota Pekalongan, Senin (2/9/2019), Pemkot menyatakan Aisiyah meninggal karena penyakit jantung.

Ahmad Mundakir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, menjelaskan, sebelum meninggal Aisiyah sempat dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

“Ia meninggal 31 Agustus lalu karena serangan jantung, bahkan saat prosesi haji Aisiyah diwakilkan karena kondisinya yang tidak memungkinkan,” jelasnya.

Dilanjutkan Mundakir, selain Aisiyah, dua jamaah lainya dipulangkan lebih awal karena sakit.

“Selain Aisiyah, ada dua jamaah yang dipulangkan karena sakit. Yang pertama bernama Sayidi warga Panjang Baru, Pekalongan Utara, saat diperiksa ia terkena serangan struk,” paparnya.

Sayidi dikatakan Mundakir langsung dibawa ke Rumah Sakit Bendan Pekalongan usai dipulangkan ke Kota Pekalongan Minggu (1/9) lalu.

“Pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB, satu jamaah bernama Khudung warga Setono, Pekalongan Timur juga dirujuk di RS Siti Khodijah Pekalongan, ia sempat menjalani operasi usus di Arab Saudi,” ujar Mundakir.

Menurutnya, baru tahun ini terdapat satu jamaah meninggal serta dua lainya dipulangkan lebih awal.

“Tahun lalu tidak ada, padahal sebelum berangkat mereka menjalani tes kesehatan dan dinyatakan bisa mengikuti ibadah haji oleh Kemenag,” imbuhnya.

Terpisah Wakil Walikota Pekalongan, Ahcmad Afzan Arslan Djunaid, saat menyambut kedatangan jamaah haji, menambahkan, jamaah yang meninggal dimakamkan di tahan suci.

“Semoga ia ditempatkan disisi Allah karena sudah melakukan ibadah ke tanah suci, jenazah tidak dipulangkan ke Kota Pekalongan karena dimakamkan di Arab Saudi,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved