Tanggapi Penolakan Nama Irjen Pol Firli Masuk Capim KPK, Pansel: Biar Sajalah

Pansel Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap meloloskan Irjen Pol Firli Bajuri meski mendapat penolakan dari 500 pegawai KPK.

Tanggapi Penolakan Nama Irjen Pol Firli Masuk Capim KPK, Pansel: Biar Sajalah
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Firli Bahuri, saat selesai menjalani tes wawancara dan uji publik di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap meloloskan Irjen Pol Firli Bajuri meski mendapat penolakan dari 500 pegawai KPK.

Anggota Pansel KPK Hendardi beralasan, pihaknya tidak bisa menggagalkan salah satu calon hanya karena mendapat penolakan dari masyarakat.

Sebab, sebanyak 20 calon yang tersisa mendapat berbagai kritik dan catatan dari publik.

"Kalau catatan enggak satu (Firli) saja, semua ada catatan," kata Hendardi usai mengumumkan 10 nama yang lolos seleksi, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Oleh karena itu, menurut dia, Pansel Capim KPK fokus pada penilaian yang telah dilakukan dalam proses seleksi.

Masukan dari masyarakat hanya dijadikan pertimbangan tambahan.

Hendardi memastikan, Pansel Capim KPK tidak bisa didesak oleh pihak luar.

"Ya biar sajalah, kalau semua didesak, lama-lama tidak bisa memilih," kata Hendardi.

Sedikitnya ada 500 pegawai KPK yang disebut menolak calon pimpinan KPK dari kepolisian, Irjen Pol Firli Bahuri.

Dia ditolak untuk menjadi pimpinan KPK periode mendatang.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved